Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Wongkar: Hidup Untuk Melayani Tuhan dan Sesama Manusia

Wongkar: Hidup Untuk Melayani Tuhan dan Sesama Manusia

Manado, Fajarmanado.com – Hidup ini adalah Anugerah Tuhan terindah yang harus di Syukuri dan dialani dengan penuh tanggungjawab iman. Ada banyak cara orang untuk mengekspresikan rasa syukur dalam hidupnya sebagai bagian dari pertenggungjawaban terhadap anugerah Tuhan.

“Hidup ini untuk melayani Tuhan dan sesama manusia disetiap aktivitas kita, bagaimana kita mampu berbagi kasih dengan sesama manusia yang membutuhkan. Donor darah adalah bagian dari kepedulian sekaligus tanggung jawab iman terhadap sesama manusia,” kata Ketua PMS KGPM sidang Anugerah Malalayang, Gbl. Alexander Samuel Wongkar, STh, Jumat (13/10/2017), usai mendonorkan darahnya dalam kegiatan donor darah panitia HUT KGPM ke-84 di Mantos II.

Wongkar kelahiran Manado tanggal 21 Mey 1971, yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 89 kali, mengakui bahwa ada rasa syukur setiap kali selesai mendonorkan darahnya. Bersyukur karena mampu membantu meringankan beban sesama manusia yang membutuhkan. Pertama kali mendonorkan darahnya pada saat Kuliah di Universitas Kilristen Indonesia Tomohon (UKIT) Fakultas Theologia, tahun 1989.

“Pertama kali mendonorkan darah saat masih semster 1. Waktu itu ada permintaan dari Rumah Sakit Bethesda Tomohon kepada mahasiswa UKIT yang tinggal di asrama (kebetulan saya tinggal di asrama) bagi siapa yang bisa mendonorkan darahnya. Saya tergerak hati untuk mencobanya, sejak saat itu sudah menjadi jal yang rutin untuk mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali sampai saat ini,” jelas suami tercinta dari Chyntia Evangeline Sepang, STh, Kepala Kementrian Agama Kota Tomohon.

Ayah dari Maykel dan Misyel Wongkar melanjutkan, komitmen untuk melayani Tuhan dan sesama manusia harus mampu teraktualisasi dalam setiap dimensi kehidupan manusia. Memberikan yang terbaik bagi Tuhan lewat aktivitas hidup kita adalah bagian ungkapan syukur umat manusia atas semua anugerah Tuhan yang telah dialami dan dinikmati.  Sekecil apapun pemberian kita yang tulus bagi Tuhan dan sesama manusia akan diperhitungkan sebagai kebenaran dihadapan Tuhan.

“Mari kita perkokoh komitmen iman, layani Tuhan dan sesama manusia dengan penuh ketulusan hati sebagai wujud rasa syukur atas semua anugerah yang telah Tuhan berikan bagi kita semua. Dalam setiap kondisi dan keadaan apapun, marilah kita tetap teguh berpegang pada komitmen iman, Tuhan senantiasa memberikan kemampuan bagi kita semua untuk tetap berjalan sesuai kehendak Tuhan,” pungkasnya.

Penulis : Jones Mamitoho

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan