Pdt Rembang: Ada Jemaat Lebih Banyak Beli Pulsa Daripada Memberi Persembahan
Pdt Petra Rembang, MTh

Pdt Rembang: Ada Jemaat Lebih Banyak Beli Pulsa Daripada Memberi Persembahan

Langowan, Fajarmanado.com – Di tengah era postmodern saat ini, gereja mendapat tantangan yang luar biasa, baik tantangan dari dalam mapun dari luar. “Salah satu tantangan yang kini dihadapi gereja adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam hal teknologi komunikasi,” ujar Wakil Ketua badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Pdt Petra Rembang MTh, Minggu (25/06/2017), dalam ibadah bersama di Gereja GMIM Sion Noongan, Minahasa.

Ibadah syukur tersebut merupakan perayaan Hari Ulang Tahun Pekabaran (HUT) Injil dan Pendidikan Kristen ke-186 dan Hari Ulang Tahun Jemaat GMIM Sion Noongan ke-136.

Pdt Petra Rembang dalam khotbahnya mengambil bahan Alkitab dalam kitab I Korintus 3:10-23 sesuai pedoman MTPJ (Menjabarkan Trilogi Pembangunan Jemaat) yang bertemakan “Tubuh adalah Bait Allah”.

Menurut Pdt Rembang, dengan kemajuan teknologi komunikasi, media sosial dengan segala aplikasinya, tanpa disadari telah merubah nilai-nilai dan karakter manusia. “Orang Kristen saat ini lebih banyak waktunya membaca Facebook dan media sosial lainnya, daripada membaca Alkitab. Dan lebih miris lagi, ada jemaat yang lebih banyak membeli pulsa data dan telepon, daripada memberi persembahan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, ada banyak jemaat yang lebih suka berteman dengan orang-orang yang jauh daripada orang-orang yang dekat dengan dia. “Mereka lebih suka berteman dengan orang-orang di dunia maya, daripada orang-orang yang ada di dunia nyata. Sehingga jangan heran, ada yang sangat akrab dengan teman-teman di dunia maya, sementara dalam dunia nyata ia bermusuhan dengan tetangga dekatnya, bahkan juga keluarganya sendiri.”

Pdt Rembang menuturkan pula, tubuh yang dikaruniakan Allah, adalah tubuh yang harus menjadi berguna bagi orang lain. Karena itu, kalau kita hidup, maka kita harus terus berupaya menghidupkan orang lain. Sebagaimana juga Paulus yang telah menjadi berkat bagi jemaat di Korintus dan juga jemaat-jemaat lainnya. Di mana Paulus telah meletakkan dasar, yaitu iman kepada Tuhan Yesus Kristus. “Dan setelah dasar iman itu diletakkan, maka terserah orang mau membangun di atasnya, apakah dengan emas, perak, batu permata, rumput kering atau jerami. Dan sebagaimana dikatakan Paulus, semua itu akan diuji dengan api. Artinya, apakah yang kita buat itu, baik atau tidak baik, akan teruji nanti,” ujar Pdt Rembang.

Berkaitan dengan HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-186, serta HUT Jemaat GMIM Sion Noongan ke-136, ia berharap agar jemaat Sion Noongan akan terus bertumbuh dan berkembang, untuk menjadi berkat bagi banyak orang.

Ketua Jemaat GMIM Sion Noongan Pdt Verry Langelo STh, didampingi Ketua Panitia Hari-Hari Raya Gereja Pnt Lucky Langi, SE, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat Sion Noongan dan undangan yang telah hadir dan menyukseskan ibadah syukur tersebut.

Penulis/Editor: Jeffry Th. Pay