33 Pengda Kompak Pilih Hillary Lasut Sebagai Ketua Umum Pertina

33 Pengda Kompak Pilih Hillary Lasut Sebagai Ketua Umum Pertina

Jakarta, FajarManado.com–Lewat proses yang berlangsung solid dan penuh semangat persatuan, 33 Pengda Pertina kompak memilih DR. Hillary Brigitta Lasut, SH, LLM. resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Pusat periode 2025–2029.

HBL, sapaan karib srikandi Partai Demokrat asal Sulawesi Utara, ini terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Pertina yang digelar di Hotel The Acacia, Jakarta Pusat, Jumat, 2 Agustus 2025.

Munaslub ini diikuti oleh 33 pengurus provinsi dari seluruh Indonesia, dan secara bulat mengusung Hillary sebagai calon tunggal. Aklamasi pun menjadi pilihan karena tak ada calon lain yang diajukan, mencerminkan kesepakatan kolektif yang kuat atas kepemimpinan baru.

“Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang luar biasa ini. Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi momentum bersama untuk membangkitkan kembali prestasi Tinju Indonesia,” ujar Hillary dalam pidato usai terpilih.

Soliditas Nasional

Sejak awal mencalonkan diri, HBL telah mendapat dukungan bulat dari seluruh pengurus Pertina provinsi. Keterpaduan suara ini menegaskan kepercayaan penuh terhadap gaya kepemimpinannya yang dikenal visioner dan inklusif.

“Terpilihnya Hillary secara aklamasi membuktikan soliditas dan komitmen seluruh elemen Pertina untuk bersatu dalam membangun organisasi yang lebih modern dan berprestasi,” ujar salah satu pimpinan sidang.

Hillary, yang juga merupakan anggota Komisi XI DPR RI, menyatakan akan fokus pada penguatan pembinaan atlet muda, peningkatan kualitas pelatih, serta penyelenggaraan kejuaraan yang kompetitif dan profesional di berbagai daerah.

Hanya Ada Satu Organisasi Tinju

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dalam sambutannya menegaskan bahwa dukungan penuhnya terhadap hasil Munaslub dan menolak adanya dualisme organisasi.

“KONI Pusat menjamin bahwa hanya ada satu organisasi tinju di Indonesia, yakni Pertina,” tandasnya.

“Di Pertina, para petinju harus bangga dengan kepengurusan baru yang visioner ini. Tinju Indonesia harus kembali solid, bersatu, dan berprestasi,” sambung Marciano.

Senada dengan itu, Ketua Caretaker Pertina sebelumnya, Mayjen TNI (Purn) Sudarmo, juga berharap tidak ada pihak yang mencoba merusak persatuan dalam tubuh Pertina.

“Tinju Indonesia seharusnya bersatu dan meningkatkan prestasi. Kita harus tetap solid, jangan sampai ada yang mencoba mengacak-acak Pertina,” ujarnya.

Program Strategis

Selain memilih ketua umum, Munaslub juga merumuskan sejumlah keputusan strategis untuk kemajuan organisasi.

Salah satu program strategis Pertina adalah pembentukan pusat pelatihan terpadu untuk atlet di berbagai wilayah, serta penyusunan program kerja jangka menengah yang menekankan pengembangan SDM, penguatan kompetisi nasional, dan regenerasi petinju.

HBL menutup pidatonya dengan mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan demi satu visi besar, yakni kebangkitan Tinju Indonesia di kancah dunia.

 

[ketty mailoa]