Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Olly Yakin TPID Mampu Kendalikan Inflasi Sulut Hadapi Idul Fitri Berkat Ini - Fajar Manado

Olly Yakin TPID Mampu Kendalikan Inflasi Sulut Hadapi Idul Fitri Berkat Ini

Olly Yakin TPID Mampu Kendalikan Inflasi Sulut Hadapi Idul Fitri Berkat Ini
Gubernur Olly Dondokambey, Ketua DPRD Sulut Andrey Anguw, Kepala Perwakilan BI Sulut Arbonas Hutabarat dan Sekprov Edwin Silangen pada acara TPID Sulut di Manado, Senin (20/5/2019)
Manado, Fajarmanadi.com — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE optimis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulut mampu mengendalikan inflasi utamanya dalam pengendalian ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga menghadapi haei raya Idul Fitri 2019.

Gubernur Olly mengatakan, deflasi pada bulan April sebesar 1,27 persen merupakan tabungan yang baik menghadapi Idul Fitri nanti.

“Angka ini juga memotivasi kita meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 hingga 6,7 persen dan inflasi 2,7 plus minus 1 persen pada tahun ini,” katanya saat menghadiri rapat koordinasi High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Sulut di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Manado, Senin (20/5/2019) siang.

Dikatakan, sejak dibentuknya TPID Sulut, tingkat inflasi dari tahun ke tahun di daerah Nyiur Melambai menunjukkan perkembangan sangat baik.

Baca Juga :  Gubernur Olly Bertemu Menteri Sofyan Djalil Bicarakan Soal Persiapan Lahan Proyek Infrastruktur di Sulut

“Karena dapat menjaga inflasi, kita mendapatkan satu penghargaan inflasi terbaik se Sulawesi. Inilah yang harus dijaga. Karena, untuk apa pertumbuhan ekonomi tinggi, jika inflasi juga tinggi. Maka hal itu tidak ada nilainya,” tandas Olly.

Karena itulah, Olly kembali mengingatkan TPID untuk mewaspadai gejolak harga Barito (Bawang, Rica, Tomat) yang biasa terjadi menjelang Idul Fitri dan perayaan keagamaan lainnya.

“Komoditi Barito perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan inflasi. Saya yakin TPID mampu menjaga inflasi,” tandasnya.

Untuk membantu pengendalian harga rica (cabe), gubernur mengungkapkan bahwa Pemprov Sulut akan mendatangkan pasokan cabai dari Surabaya.

Baca Juga :  Wujudkan Pariwisata Sulut Berkelas Dunia, Gubernur Olly 'Terbang' ke Spanyol

Langkah ini untuk menstabilkan harga cabai yang sempat menyentuh harga 120 ribu rupiah per kilogram di pasaran umum.

“Intervensi hanya untuk stabilitas harga. Artinya jangan sampai lebih dari 50 ribu rupiah per kilogram. Makanya pasokan dilakukan hanya sebesar 20 ton per hari,” imbuh Olly.

Olly berkeyakinan bahwa intervensi yang akan dilakukan tidak merugikan petani dan pedagang. Ketika harga sudah stabil maka pasokan akan distop.

HLM TPID Sulut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Arbonas Hutabarat, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Sekdaprov Edwin Silangen dan sejumlah bupati dan wali kota se Sulut.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan