Amurang, Fajarmanado.com – Kondisi ruas jalan penghubung Kelurahan Buyungon dengan Kelurahan Ranoiapo, Amurang dinilai sangat memprihatinkan. Jika tidak segera diperbaiki warga pun mengancam memblokirnya.
Warga Lingkungan I Kelurahan Buyungon, Ferry Pattyranie mengatakan, kerusakan ruas jalan tersebut telah lama dikeluhkan kepada pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
“Kalau tidak juga masuk dalam pembiayaan APBD Perubahan 2016 ini, kami akan menutup dan memblokir jalan ini,” katanya di Kelurahan Buyungon, Senin (24/10).
Ia mempertanyakan kinerja dua anggota DPRD Minsel asal Kelurahan Buyongon. Oknum anggota legislatif dari Fraksi Gerindra dan Fraksi Ampera itu, terkesan tidak mampu memperjuangkan aspirasi warga setempat.
“Makanya, apabila sampai akhir tahun 2016 ini tidak diperbaiki, kami warga lingkungan I akan memblokirnya,’’ katanya.
Namun Pattyranie mengaku jika ruas jalan tersebut dibangun sekitar tahun 2010-2011 dengan anggaran PNPM Kelurahan Buyungon dengan kontruksi beton namun telah mengalami kerusakan berat dalam beberapa tahun terakhir.
‘’Atas nama warga di Lingkungan I, saya mempertanyakan janji-janji anggota DPRD Minsel asal Buyungon yaitu Franky Jirro F Lelengboto, ST dan Billy J Regar, SSos. Semoga saja bisa diwujudkan tahun ini,” ujarnya.
Bobby Luntungan, warga setempat lainnya menilai bahwa ke dua oknum legislator asal Buyungon tersebut belum banyak berbuat untuk kepentingan publik di kampung asalnya.
“Saat Pilcaleg 2014 lalu, kami mempresentasikan kepada anda berdua (Franky Lelengboto dan Billy Regar, red) untuk wakili warga Buyungon di parlemen. Namun, hanya jalan sekitar hampir 200 meter lebih saja tidak mampu diperjuangkan. Dimana janji-janji kalian, setelah duduk di kursi empuk DPRD Minsel,’’ ketus Luntungan.
Mengenai acaman yang disampaikan Ferry Pattyranie, Luntungan menyatakan akan diwujudkan apabila ruas jalan tersebut tidak diperbaiki sampai akhir Desember mendatang.
“Kita lihat saja nanti, saat kami blokir tidak ada satu orang pun yang akan melerai. Sebab, sudah bertahun-tahun lamanya jalan tersebut rusak, berbecek dan berlubang tidak diperhatikan,’’ sebutnya.
Dari pantauan media ini, jalan dari arah Pekuburan Amurang (Buyungon-Ranoiapo) sampai di DAS Ranoyapo rusak parah. Kerusakan terjadi jalan yang hanya dibuat dari konstruksi beton ini ramai dilalui kendaraan roda empat maupun truk.
(andries)

