Wah! Setahun BPMPD 5 Kali ‘Boyong’ Perangkat Ke Luar Daerah
Drs Benny Lumingkewas

Wah! Setahun BPMPD 5 Kali ‘Boyong’ Perangkat Ke Luar Daerah

Amurang, Fajarmanado.com – Kinerja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) semakin disorot warga karena dinilai hanya menghamburkan uang rakyat.

Minahasa Selatan Coruption Wacth (MSCW) mencatat, sampai November 2016 ini  sudah lima kali instansi yang dipimpin Benny Lumingkewas ini memboyong perangkat desa dan kelurahan melakukan perjalanan ke luar daerah.

Ironisnya,  program kegiatannya relatif sama, yakni mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas di Malang, Jakarta, Batam dan kini Lombok. Celakanya, biaya yang digunakan sebagian pun besar disenyalir menggerogoti  ADD (Alokasi Dana Desa) tahun 2016.

“Kalau dikalkulasi bukan hanya sedikit anggaran yang tersedot untuk membiayai perjalanan dinas, termasuk akomodasi dan konsumsi selama pelaksanaan Bimtek ke luar daerah selama ini,” kata Ketua MSCW Ir Yulius Minder Pesik, MSi, Kamis (24/11).

Dalam lima kali ke luar daerah, lanjutnya, paling kurang 600 orang telah diberangkatkan BPMPD selang tahun ini. Perangkat desa saja sudah sebanyak 501 orang karena semua hukum tua, sekdes dan bendahara telah diberangkatkan.

Begitu pun 10 lurah, telah mendapat jatah berangkat ke luar daerah dalam pekan ini,” ungkapnya.

Yang semakin memiriskan lagi, setiap program Bimtek ke luar daerah tersebut selalu saja diikuti oleh hampir separoh pegawai BPMPD, dengan dalih sebagai pendamping.

Apalagi keberangkatan sebagian lurah ke Lombok, Nusa Tenggara Barat sekarang ini, hampir semua pegawai BPMPD ikutserta. Yang tersisa di kantor tinggal sekitar 4 atau lima orang.

“Jadi ironis sekali, pendamping lebih banyak dibanding peserta,” ujar pria asal Desa Sulu. Kecamatan Tatapaan ini.

Johny Tambajong, salah satu kepala bidang di Kantor BPMPD Minsel tak bisa menampik hal ini. “Anda lihat saja sendiri,” komentarnya ketika dikonfirmasi, Kamis (24/11) di tempat kerjanya.

Meski demikian, Tambayong seakan bungkam memberikan keterangan lebih rinci, termasuk kenapa tidak ikut. “Wah, selama ini saya tidak pernah ikut mendampingi program (Bimtek) itu ke luar daerah. Soal lainnya, saya tidak tahu,” katanya.

Tambayong juga enggan mengomentari keberadaan atasannya, Kepala BPMPD Minsel Drs Benny Lumingkewas. Namun sumber pegawai lainnya mengungkapkan jika Lumingkewas memimpin perjalanan studi banding dan Bimtek Lurah Minsel ke Lombok. “Bapak juga ikut,” ujarnya.

(andries)