Tondano, Fajarmanado.com – Mengaku belum terima gaji, ratusan guru di Kabupaten Minahasa pun menjerit. Mereka mengaku belum juga menerima gaji bulan Januari 2017 menjelang medio bulan Pebruari ini.
Mereka pun mempertanyakan apa yang menjadi kendala sehingga hak mereka belum dinikmati juga padahal telah sangat dibutuhkan untuk membiayai semester anak-anak yang tengah menempuh kuliah, termasuk untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari.
“Tolong diperhatikan. Karena, untuk menutupi kebutuhan, kami sudah meminjam uang ke rentenir dengan konsekuensi berbunga. Tak ada jalan lain lagi karena sampai sekarang karena gaji kami sudah dipertaruhkan di bank,” ujar guru yang berada di wilayah Kecamatan Lembean Timur kepada Fajarmanado.com.
Menurut dia, informasi yang beredar, guru-guru di kecamatan lain sudah menerima gaji bulan Januari. Mulanya dia mengaku tidak percaya karena keterlambatan berlaku umum akibat keterlambatan mengangkatan bendahara akibat penyesuaian organisasi perangkat daerah (OPD) baru.
Wanita paruh baya ini belakangan mengaku kaget setelah mendengar jika rekan-rekan gurunya yang berada di kecamatan lain telah menerima transfer pembayaran gaji bulan Januari 2017.
“Kalau ini betul, tentu mengundang kecemburuan. Pemkab tidak boleh seperti ini. Masa teman-teman kami di kecamatan lain sudah terima gaji tapi kami belum,” ketusnya.
Ia pun mendesak supaya Pemkab harus bersikap dan bertindak adil. “Apalagi kami ini sudah bekerja dan mengabdi buat negara. Jadi kami mohon, tolong perhatikan hak kami,” jelasnya dengan nada kecewa.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Drs Arody Tangkere MAP mengakui kalau ada beberapa kecamatan yang guru-gurunya belum menerima gaji.
Keterlambatan itu, katanya, diakibatkan ada kesalahan tekhnis. “Tinggal beberapa kecamatan yang belum menerima. Salah satunya Lembean Timur. Itu karena ada masalah tekhnis sehingga menghambat pembayaran gaji. Tapi masalah tekhnis tersebut sudah diperbaiki pekan lalu,” ujar Tangkere ketika dikonfirmasi di Tondano, Rabu (8/2), siang tadi.
Ia berjanji pembayaran akan dilakukan secepatnya. Bukan hanya gaji bulan Januari, plafon gaji bulan Pebruari juga sudah tersedia.
“Gaji guru-guru di beberapa kecamatan yang tersendat, pasti dibayar dalam waktu dekat, tidak akan lewat bulan ini,” ujarnya optimistis.
Tangkere mengatakan pihaknya terus intens melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainya mengenai masalah ini.
“Kami juga akan berusaha maksimal supaya hak dari teman-teman guru bisa dipenuhi secepatnya,” ujarnya.
Tangkere kemudian mengharapkan supaya guru-guru yang belum menerima gaji untuk bersabar.
“Tolong bersabar. Pasti akan kami bayar dalam waktu dekat ini juga,” pungkasnya.
(fis)

