Dinilai Kelabui Pemprov, Suwarno Sebut Ikut Aturan
Ronny Suwarno

Terima WTN Dua Kali, Suwarno: Penataan Lalulintas Belum Selesai

Tondano, Fajarmanado.com – Meski telah dua tahun berturut memperoleh piala dan piagam Wahana Tata Nugraha (WTN), namun Pemkab Minahasa merasa masih perlu melakukan berbagai terobosan pengelolaan dan penataan lalulintas.

Setelah tahun 2015, Pemkab Minahasa kembali mendapat anugerah WTN dari Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat tahun 2016. Penghargaan itu diterima Kadis Perhubungan Ronny Suwarno atas nama Bupati Drs Jantje Wowiling Sayow, MSi di Jakarta pada 31 Januari 2017 silam.

WTN adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada darerah yang mampu menata transportasi publik dengan baik.

Bupati Minahasa melalui Kabag Humas dan Protokol Moudy Pangerapan mengatakan, penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil penilaian di tahun 2016.

Minahasa dianggap mampu mengelola lalu lintas di Kota Tondano dan mempunyai komitmen untuk menyelenggarakan lalu lintas dan angkutan dijalan demi terciptanya keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan berlalu lintas.

“Penilaian dilakukan atas kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil. aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan mendapat pertimbangan terbesar dalam penilaiannya,” ujarnya didampingi Kadis Suwarno di Tondano, Rabu (8/2).

Suwarno menambahkan, perolehan penghargaan yang sama ke dua kali ini, bukan berarti Pemkab Minahasa menganggap sudah selesai menata lalu lintas, melainkan justru menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi.

“Penataan lalulintas belum selesai. Dinas Perhubungan semakin dituntut untuk terus  terus melakukan penataan denganberinovasi dan berkoordinasi lebih baik lagi dengan pihak kepolisian untuk menyelesaikan permasalahan lalu litnas yang ditemui,” ujar mantan Dirut PDAM Minahasa ini.

(fis)