Tomohon, Fajarmanado.com – Pemkot Tomohon segera memiliki RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah). Pembangunan sarana kesehatan ini resmi dimulai setelah Wali Kota Jimmy Feldie Eman, SE.Ak meletakkan batu pertama pembangunannya di Kelurahan Tumatantang Satu, Kecamatan Tomohon Selatan, Rabu (22/2) tadi.
Acara peletakan batu pertama pembangunan RSUD tersebut diawali dengan ibadah dipimpin Ketua BPMJ GMIM Getsemani Lansot Pdt Wowor Turang STh, yang turut diikuti dan disaksikan Ketua DPRD Ir Miky Wenur, Kapolres AKBP Monang Simanjuntak SIK, dan Kajari Tomohon Mohammad Nur SH MH.
Selain mereka, juga sejumlah legislator Kota Tomohon, seperti, Katerina Poli dan Syeni Supit serta para pejabat jajaran Pemkot.
Kadis Kesehatan Daerah Kota Tomohon Dr Deesje Liuw, M Biomed menjelaskan, maksud dan tujuan pembangunan rumah sakit ini adalah untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama masyarakat miskin dan tidak mampu, serta untuk menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat.
“Luas bangunan 2.678 meter bujur sangkar, dibangun di atas tanah seluas 1,7 hektar dengan waktu pekerjaan 270 hari kalender,” jelas Liuw.
Pembangunan RSUD ini, katanya, bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp 35 miliar dengan rincian, beaya pembangunan fisik Rp 21,7 milar lebih, peralatan kesehatan Rp 12.79 milar lebih dan dana perencanaan dan pengawasan sebesar Rp 500 juta, sedangkan lahan adalah milik pemerintah Kota Tomohon.
Wali Kota Jimmy Feldie Eman, ketika memberi sambutan, mengatakan, Kota Tomohon merupakan salah satu daerah dari 10 daerah di Indonesia yang menerima alokasi dana untuk pembangunan RSUD pratama tipe D.
Karena itu, Eman mengatakan, atas nama Pemkot dan masyarakat Kota Tomohon mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi terhadap pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Kesehatan, yang telah mengalokasikan dana untuk pembangunan RSUD ini.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam menunjang program pemerintah daerah dalam merealisasikan program Nawa Cita khususnya di bidang kesehatan” ucap Eman.
Walikota juga memberikan apresiasi kepada Forkopimda setempat yang senantiasa bersinergi dengan Pemkot sehingga pembangunan RSUD ini boleh terlaksana.
Eman kemudian mengatakan, dengan akan hadirnya RSUD Pratama ini tentu akan memberikan tantangan bagi Pemkot, khususnya jajaran Dinas Kesehatan dalam meningkatkan pelayanan publik, karena kehadiran rumah sakit ini juga untuk menunjang program BPJS.
“Kehormatan kami adalah ketika kita bekerja sepenuhnya untuk melayani masyarakat,” pungkas Eman, yang baru genap berusia 50 tahun ini.
(prokla)

