Tiwa: Dokter Ternie Paruntu Tetap Plt Dinkes Minsel
KEPALA BKD Minsel Drs Ferdinand Roy Tiwa melihat tingginya pendaftar di Dinas Sosial, maka dipastikan semuanya berkualitas. Khusus Dinas Kesehatan, dr Ternie Paruntu tetap menjabat Plt Dinkes Minsel. (Foto: Andries)

Tiwa: Dokter Ternie Paruntu Tetap Plt Dinkes Minsel

 Amurang, Fajarmanado.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Minahasa Selatan Drs Ferdinand Roy Tiwa menegaskan, bahwa dari 14 Perangkat Daerah (PD) yang sementara dilelang. Namun, setelah penutupan pendaftaran ternyata hanya 13 PD yang resmi lengkap dengan persyaratannya. Bahkan pun, terdapat 34 pejabat untuk merebut 13 PD tersebut.

‘’Khusus Dinas Kesehatan Minsel, yang hingga penutupan pendaftaran dr Ternie Paruntu belum memasukan berkas-berkas yang diminta oleh Panitia Seleksi (Pansel). Dengan demikian, ternyata untuk seleksi hanya 13 PD dari 14 PD sebelumnya. Dengan demikian, dr Ternie Paruntu masih tetap akan menjabat Plt Kepala Dinas Kesehatan Minsel hingga pertengahan tahun 2017 ini,’’ujar Tiwa, Jumat kemarin.
Menurutnya, apakah minim pendaftar untuk Dinas Kesehatan Minsel, sehingga ditunda seleksinya. Juga, akhirnya Dr Ternie Paruntu masih tetap menjabat Plt di Dinkes Minsel. ‘’Bahwa, sesuai aturan kalau salah satu PD belum memenuhi syarat pendaftaran, maka dipastikan yang menjabat Plt tetap dilanjutkan. Khusus dr Ternie Paruntu juga untuk sementara tetap menjabat sebagai Plt di Dinas Kesehatan sambil menunggu seleksi selanjutnya. Diakuinya, memang untuk Dinas Kesehatan di Minsel kurang peminat. Jadi, awalnya penegasan bupati agar tidak boleh ambil dari luar Minsel,’’ucapnya.
Tiwa juga menjelaskan, dari 13 jabatan yang tetap dilelang sudah ada 34 orang pejabat yang mendaftar dan memasukan berkas. Dari ke-13 PD itu, paling banyak yang mendaftar di Dinas Sosial.
‘’Yang mendaftar di Dinsos berjumlah 10 orang. Jadi, saya tidak tahu kenapa banyak yan mendaftar di Dinsos? Namun, semakin banyak yang mendaftar, semakin bagus pula. Berarti persaiangannya semakin banyak pula. Tapi, katanya harus berkualitas. Jangan hanya dilihat PD mana yang bagus,’’tegas Tiwa.
(andries)