Amurang, Fajarmanado.com – Pariwisata Kabupaten Minahasa Selatan belum banyak diketahui warga Sulawesi Utara. Kalau dengan Objek Wisata Pantai Moinit Indah di Tawaang sudah dikenal, sama halnya dengan Batu Dinding di Kilometer Tiga. Tapi, kalau untuk pariwisata keseluruhan rata-rata masyarakat Sulawesi Utara belum mengetahuinya. Bagaimana cara memperkenalkan pariwisata Minsel dikancah daerah termasuk nasional?
‘’Minahasa Selatan dikenal dengan banyaknya lokasi objek wisata. Ada Pantai Moinit Indah, Tawaang, Batu Dinding dan Air Terjun Ta’kaan, Kilometer Tiga, Air Terjun Toyopon, Pantai Alar dan Pantai Boulevard Amurang. Namun, untuk memperkenalkan pariwisata Minsel tak hanya pemilihan putra-putri Toar-Lumimuut saja. Bahwa, untuk lebih memperkenalkan kenapa tidak digelar kegiatan lain,’’ujar pengamat Pariwisata Minsel Devky Dissa, Kamis (6/4/2017).
Menurut Devky, Minsel sudah dikenal banyak koleksi pariwisata sebelum mekar dari Minahasa. Hanya saja, Pemerintah Kabupaten Minsel yang belum bisa mengangkat dunia pariwisata Minsel sendiri. Bagaimana tidak, kalau hanya ajang putra-putri Toar-Lumimuut saja. Apakah Minsel akan lebih dikenal warga?
‘’Bahwa, masih banyak warga Minsel yang belum mengetahui dimana objek wisata terkenal milik Minsel. Mungkin karena sering membaca informasi, Koran atau media online ataukah karena memang tidak ada program jitu untuk memperkenalkan pariwisata Minsel. Oleh sebab itu, rata-rata warga Sulawesi Utara banyak tidak tahu dengan pariwisata Minsel,’’ungkapnya.
Menurut Devky, usulnya jangan hanya ajang putra-putri Toar-Lumimuut yang digelar. Memang, khusus Toar-Lumimuut sudah ditata melalui APBD berjalan. Tapi kenapa, ajang putra-putri lainnya tidak dilaksanakan. Bagaimana pariwisata Minsel akan dikenal luas?
‘’Dengan demikian, tak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata-mata guna memperkenalkan pariwisata Minsel. Tapi, segenap masyarakat, LSM dan perusahaan yang bergerak diberbagai bidang diharapkan ikut menopang memperkenalkan dunia pariwisata Minsel. Kenapa daerah lain bisa menggelar lomba putra-putri lain, namun di Minsel hanya Top dengan Toar-Lumimuut saja,’’katanya.
Senada dikatakan Hanny Sumarouw, warga Buyungon untuk lebih memperkenalkan pariwisata Minsel, pertama bagaimana peran pemerintah dulu. ‘’Apakah pemerintah juga menyediakan anggaran atau meloby investor membangun pariwisata Minsel. Ataukah, menggelar berbagai ajang putra-putri. Jangan hanya terfokus dengan lomba putra-putri Toar-Lumimuut saja,’’sebut Sumarouw.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Minsel Frengky Toar, SE dikonfirmasi belum bisa menjawab soal keinginan warga untuk lebih memperkenalkan dunia pariwisata Minsel. ‘’Persoalannya, semua bisa dilakukan. Tetapi, menjadi harapannya kalau anggaran banyak, maka pariwisata Minsel pasti naik daun. Namun, persoalan anggaran ‘kecil’ sekali. Maka, pariwisata belum bisa berkembang. Tetapi, bupati Christiany Eugenia Paruntu sedang meloby Lion Grup untuk bangun pariwisata Minsle. Kita lihat saja nanti,’’kata Toar.
(andries)

