Tim Evaluasi Perkembangan Desa Turun Popontolen, Motoling Mawale dan Sondaken
TIM EVALUASI Perkembangan Desa dipimpin Asisten I Drs Handry Sondakh saat berada di Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan. (Foto: Andries)

Tim Evaluasi Perkembangan Desa Turun Popontolen, Motoling Mawale dan Sondaken

Tumpaan, Fajarmanado.com –  Tim Evaluasi Perkembangan Desa tingkat Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu (19/4) turun ke Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan, Desa Motoling Mawale Kecamatan Motoling dan Desa Sondaken Kecamatan Tatapaan. Kedatangan Tim Evaluasi Perkembangan Desa dalam rangaka menilai desa-desa utusan kecamatan untuk lomba desa tahun 2017.

Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Minsel Drs Handry Sondakh bersama Tim Evaluasi Perkembangan Desa turun ke Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan dilanjutkan ke Desa Sondaken Kecamatan Tatapaan dan Desa Motoling Mawale Kecamatan Motoling.

‘’Ya, Tim Evaluasi Perkembangan Desa dalam rangka lomba desa tingkat Kabupaten Minsel tahun 2017 sudah sejak pekan kemarin turun ke desa-desa sebagai perwakilan kecamatan. Adapun hasil tim evaluasi mendapatkan data, banyak desa yang tidak memenuhi syarat. Hanya saja, sebagaimana data yang dirangkum diatas, akan dilakukan pemantapan dihari terakhir. Serta menetapkan desa dan kelurahan mana yang menjadi utusan tingkat kabupaten tahun 2017 ini,’’ujar Sondakh.

Camat Tumpaan Jimmy Tumiwa, SIP mengatakan, ungkapan terima kasih kepada Tim Evaluasi Perkembangan Desa tingkat Kabupaten Minsel sudah turun ke Desa Popontolen. ‘’Bahwa, untuk Kecamatan Tumpaan diwakili Desa Popontolen dalam rangka lomba desa tahun 2017. Soal menang atau kalah, semuanya diserahkan kepada tim evaluasi dan kepada Tuhan,’’ujar Tumiwa.

Ditambahkannya, dari amatannya Desa Popontolen persiapannya sangat jelas. Hanya saja, saya ingatkan agar supaya perangkat desa, kaur, kasi dan Sekdes jangan malas masuk kantor. ‘’Kantor desa jangan kosong. Hukum Tua diminta awasi semua perangkat desa. Ingat, kalian juga dibayar dengan uang rakyat. Walau hanya kecil, tapi semuanya berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, jangan pernah kosong kantor desa,’’ucap Tumiwa tegas.

Selanjutnya, tim evaluasi perkembangan desa melanjutkan ke desa Sondaken Kecamatan Tatapaan dan Desa Motoling Mawale Kecamatan Motoling. Saat berita ini ditayang, belum ada hasil tim evaluasi perkembangan desa di dua desa tersebut.

Hadir diantaranya, Kabid Kebudayaan Merry Togas, SE, Kabid Pembangunan Desa Franky Tambengi, SE, Staf Bagian Pemerintah Desa Denny Werupangkey, staf Dinas Kesehatan Djunaedy Watung, SE, Hukum Tua Desa Popontolen Altje Mawey, S.Pd.

(andries)