Pemkab Minahasa Sebaiknya Prioritaskan Bangun Jalan-Jalan Menuju Kebun
Ketua Komisi 2 DPRD Minahasa Denny Kalangie

Pemkab Minahasa Sebaiknya Prioritaskan Bangun Jalan-Jalan Menuju Kebun

Langowan, Fajarmanado.com Dengan melihat potensi Minahasa yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani, maka Pemkab Minahasa sebaiknya memprioritaskan pembangunan jalan-jalan menuju kebun.

“Dengan terbukanya jalan-jalan menuju perkebunan, akan memberikan peningkatan ekonomi yang cukup tinggi,” ujar ketua Komisi II DPRD Minahasa Denny Kalangie kepada Fajarmanado.com, Selasa (16/05/2017) di Langowan.

Ia mengatakan, di beberapa kabupaten di Sulawesi Utara, terutama di daerah-daerah pemekaran, infrastruktur jalan menuju kebun-kebun sudah sangat baik. Jadi jangan heran kalau daerah-daerah hasil pemekaran justru bertumbuh lebih cepat perekonomiannya, dibanding dengan daerah induk seperti Minahasa.

Menurut Denny Kalangie, Pemkab Minahasa saat ini lebih menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur pariwisata, namun yang harus diperhatikan adalah pembangunan jalan-jalan menuju obyek wisata. “Karena bagaimana turis mau ke obyek wisata, kalau infrastruktur jalannya kurang memadai. Begitu pula soal kebersihan lingkungan. Hal-hal seperti ini menyebabkan pariwisata di Minahasa masih kurang menarik para wisatawan dari mancanegara atau dari daerah lain di Indonesia,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini banyak proyek-proyek jalan hanya berupa konstruksi jalan lapen dan bukan dengan aspal hotmix. Akibatnya, karena kualitas jalan yang dibangun kurang berkualitas, akibatnya cepat megalami kerusakan. “Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kualitas jalan, dimana konstruksinya bisa dipakai cukup lama, sehingga masyarakat dapat menikmati dan pemerintah tidak percuma mengeluarkan anggaran,” tutur Kalangie.

Sebagai anggota DPRD, ia mengakui memang peran pengawasan oleh DPRD Minahasa terhadap proyek-proyek di Minahasa kurang maksimal. “Persoalannya, kami sebagai anggota dewan kurang dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Yang lebih banyak berperan dalam pengambilan keputusan adalam pimpinan dewan. Karena itu tidak jarang, jalannya suatu proyek kami sudah tidak mengetahuinya. Misalnya ada pergeseran, sudah tidak dikoordinasikan lagi. Kalau bisa dikatakan, kami anggota dewan hanya dianggap sepeleh,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar Pemkab Minahasa dalam melaksanakan proyek-proyek pembangunan lebih transparan dan utamakan kepentingan umum yang menjadi prioritas dan dibutuhkan oleh masyarakat. “Karena untuk apa ada proyek, tapi tidak bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Denny Kalangie.

Jeffry Th. Pay