Amurang, Fajarmanado.com – Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi mengingatkan masyarakat supaya selalu mewaspadai terhadap aksi teror kelompok radikal Islamic State Of Iraq & Sham (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Suriah yang bisa saja masuk wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
“Kepada segenap personil jajaran juga harus tetap waspada dalam menghadapi ancaman teroris ISIS yang berkembang belakangan ini,” demikian disampaikan Kapolres Arya Perdana di hadapan ratusan personil pada kegiatan Commander Wish di gedung Aula Polres Minsel, Sabtu (03/06/2017)
Ia mengingatkan semua pihak harus benar-benar dan bersama-sama mengantisipasi masuknya ISIS di wilayah NKRI, termasuk di Minsel.“Jangan under estimate dengan ancaman teroris ISIS. Target teroris ISIS saat ini adalah aparat keamanan,” katanya.
Karena itu, Kapolres mengingatkan agar seluruh personil meningkatkan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Jangan lambat, lengah dan jangan goyah dengan kasus ISIS yang telah memporak-porandakan Filipina Selatan,” ujar pria yang dikenal inovatif ini.
Kapolres juga menekankan agar pemahaman tentang teroris ISIS disikapi dan dimengerti secara bijak oleh masyarakat, dengan tidak menghubung-hubungkannya dengan agama tertentu.
“ISIS bukan Islam, ISIS adalah kelompok radikal berbahaya yang harus diperangi bersama. ISIS juga telah membunuh banyak orang Islam. Doktrin dan paham ISIS itu bertentangan dengan ajaran Islam serta agama manapun.
“Teori ISIS itu membunuh. Dan tidak ada agama di dunia ini yang mengajarkan membunuh. Olehnya saya mengajak segenap personil dan seluruh lapisan masyarakat untuk bijak dalam menyikapi teroris ISIS ini,” tegas Kapolres.
Kapolres menegaskan, masalah ISIS yang telah masuk di Filipina Selatan, wilayah yang berbatasan dengan perairan Sulut, lebih khusus di pulau terluar Sangihe dan Talaud, harus selalu waspada.
‘’Kita harus selalu waspada. Mari kita jaga lingkungan kita. Kita jaga keamanan dan kita basmi bersama-sama,” tegasnya.
Khusus para hukum tua di Minsel, terutama di wilayah pesisir pantai, Kapolres mengingatkan pula untuk terus berjaga-jaga.
“Pelabuhan Amurang harus dijaga ketat, harus dijaga bersama-sama Polairud dan Pos AL. Ingat, kalau kita goyah, maka Amurang dan kecamatan lain akan porak-poranda bila ISIS masuk. Kita jaga, kita tantang dan kita laporkan bila mendapati orang yang lain tak beridentitas,” papar Arya Perdana.
Seperti diketahui, ISIS dikabarkan akan membangun basis di Asia Tenggara, tepatnya di wilayah Marawi, Perairan Sulu, Filipina Selatan. Karena itulah, kelompok teroris ini melakukan perang terbuka dengan angkatan bersenjata Filipina sejak Selasa, 23 Mei 2017 lalu.
Penulis : Andries Pattyranie
Editor : Herly Umbas

