Pemprov Sulut Perkuat Kerjasama Dengan China
Wagub Drs Steven Kandouw dan Counsellor Mr Yang Shu, pimpinan delegasi Kemenlu China berdialog akrab di Ruang Kerja Wagub, Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Selasa ( 20/06/2017). Foto: Humas Pemprov Sulut.

Pemprov Sulut Perkuat Kerjasama Dengan China

Manado, Fajarmanado.com – Meski wisatawan China yang berkunjung di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terbilang spektakuler sejak 2016 lalu, namun Pemprov Sulut dan pemerintah negara Tirai Bambu itu terus memperkuat jalinan kerjasama.

Tak heran, Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Drs Steven Kandouw menerima kunjangan kerja  Caunsellor Kepala Delegasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Mr Yang Shu di Ruang Kerja Wagub, Kantor Gubernur Sulut, jalan 17 Agustus Manado, Selasa ( 20/06/2017).

Kedatangan Counsellor Mr Yang Shu ditemani Second Secretary Miss Wang Heming, Third Secretary Miss Wang Xiajie dan Miss  Wu Xiaoxiao.

Kehadiran delegasi Kemenlu China di daerah Nyiur Melambai kali ini, tak lain untuk melihat langsung potensi wisata dan kondisi keamanan Sulut, sekaligus peluang kerjasama  untuk meningkatkan kunjungan wisatawan China di daerah ini pada masa datang dan kemungkinan kerjasama bilateral lainnya.

Wagub Steven Kandouw menyatakan, Pemrov Sulut sangat berterima kasih kepada pemerintah China atas kunjungan turis dari negeri Tiongkok, yang memilih daerah ini sebagai tujuan wisata. “Saya mengharapkan kerjasama Pemprov Sulut dengan Pemerintah China di bidang  parawisata ini akan lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Soal keamanan, Wagub mengharapkan Mr Yang agar tidak perlu takut atau kuatir. Pemrov, lanjutnya, menjamin keberadaan para turis dari Tiongkok yang berkunjung dan berada di daerah ini.

Ia mengatakan, sejak juli 2016 Pemprov Suluttelah bekerjasama dengan pihak kepolisian dan bea cukai untuk memberi pelayanan secara profesional  kepada para wisatawan, bukan hanya kepada turis China tapi juga bagi semua turis yang berkunjung di daerah ini.

Kerjasama Pemprov dan Polda Sulut selama ini, kata Wagub, telah semakin baik. Bahkan, Pemprov telah membantu 100 personil Polda Sulut mengikuti kursus bahasa Mandarim. “Ini dilakukan supaya dalam pelayanan kepada wisatawan China di lapangan, tidak terjadi salah dalam berkomunikasi,” jelasnya.

Kandouw juga menambahkan, Pemprov Sulut senantiasa akan terus meningkatkan rasa aman kepada para turis yang ada di daerah ini. Objek-objek wisata, baik di wilayah pantai maupun pegunungan akan dilengkapi pula dengan pos keamanan dan klinik kesehatan.

“Para tenaga medis akan  diberikan kursus bahasa supaya mereka dapat berbahasa Mandarin. Begitu juga dengan karyawan hotel dan restoran, sehingga bisa melayani para wisatawan dengan bahasa yang baik,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Mr Yang Shu mengapresiasi Pemrov Sulut dan pihak keamanan karena telah memberikan rasa aman dan melindungi warganya selama berjunjung di daerah ini.

Ia mengatakan, jika suasana aman dan nyaman ini dapat dipelihara dan ditingkatkan Pemrov Sulut akan lebih banyak lagi wisatawan dari China yang berkunjung di daerah ini di masa datang.

Terpantau ikut hadir pada pertemuan tersebut, yakni Kadis Parawisata Sulut Daniel mewengkang SE  MSi dan Kepala Satgas Pariwisata Dino Gobel Sorongan.

Editor : Herly Umbas