Tondano, Fajarmanado.com – Ruas jalan di pinggir Danau Tondano, Minahasa, tepatnya dari depan Benteng Moraya ke arah Restoran Moy kini mulai rusak di beberapa titik.
Bahkan, ketika diguyur hujan, ruas jalan tersebut tertutup air. Sejumlah pengguna jalan pun menilai kalau kubangan-kubangan yang terdapat di ruas tersebut sama dengan yang ada di perkebunan.
“Sedangkan ruas jalan yang boleh dikata berada di pusat kota tidak terurus. Belum lagi jalan tersebut adalah salah satu pintu masuk untuk mengelilingi Danau Tondano. Dimana peran pemerintah ?,” ujar Frans Tolo.
Dikatakanya juga, dari informasi dari sejumlah warga, jalan tersebut belum lama direnovasi. Sehingga menjadi tanda tanya besar terkait kualitasnya.
“Sejumlah warga berbincang di objek wisata Benteng Moraya, katanya ruas jalan ini belum lama direnovasi. Tapi, kenapa keadaannya sudah seperti ini ?,” ungkapnya dengan penuh tanda tanya.
Senada dikatakan Marsin Asu, menurutnya, kalau kualitasnya bagus, tentu keadaannya belum seperti ini. Karena itu, banyak kalangan menduga kalau ada penyimpangan dalam pekerjaan proyek jalan tersebut.
“Coba saja melalui jalan itu ketika hujan atau baru saja berhenti. Ruas jalan tak terlihat lagi karena tertutup air, ini pun sangat membahayakan para pengguna jalan baik kendaraan roda empat dan apalagi roda dua,” semburnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Minahasa ketika dikonfirmasi melalui Kabid Bina Marga, Nofry Lontaan mengatakan jika jalan tersebut merupakan tanggungjawab dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Sehingga pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memperbaikinya.
“Itu adalah tanggungjawab dari pemerintah provinsi bukan lagi pemerintah Kabupaten Minahasa sehingga dinas Pekerjaan Umum Sulut yang berhak untuk menanggulanginya bukan kami,” singkat Lontaan.
Penulis: Fiser Wakulu

