Ancam Warga dengan Sajam, Polisi Amankan Dua Remaja
Buat keributan dan ancam warga, dua remaja Tondano ini diamankan di Mapolres Minahasa, Sabtu (08/07/2017), dini pagi tadi.

Ancam Warga dengan Sajam, Polisi Amankan Dua Remaja

Tondano, Fajarmanado.com – Diduga hanya karena dipengaruhi minuman keras (miras), dua remaja melakukan keributan dan mengancam warga Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Barat dengan senjata tajam (sajam).

GS (17), warga Kelurahan Wewelen Lingkungan IV dan AS (17), warga Kelurahan Wewelen Lingkungan I, juga Kecamatan Tondano Barat ini, akhirnya diamankan personil Peleton Siaga Mapolres Minahasa, Sabtu (08/07/2017) sekitar pukul 00.15 Wita, dini pagi tadi.

Tengah malam itu, GS dan AS berteriak-teriak di wilayah kelurahan, yang dikenal sebagai pusat kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa. Jaraknya pun tak jauh dari Mapolres.

Saat ditegur warga, ke dua remaja yang diduga telah dipengaruhi miras itu justru balik mengancam dengan sajam. GS menggegam sebilah parang, sementara AS membawa panah wayer lengkap dengan pelontar.

Menyadari ancaman tersebut, warga pun melaporkan kejadian ke Polres Minahasa. Dengan sigap, dipimpin Danton Siaga, Ipda A. Saudale, personil jaga pun langsung bergerak menyambangi tempat kejadian perkara (TKP). GS dan AS tak berkutik, kemudian digiring ke Mapolres bersama barang bukti.

Kapolres Minahasa, AKBP Syamsubair melalui Kasubbag Humas, AKP Hilman Rohendi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kedua pelaku sudah dimanankan di  Mapolres Minahasa,” ujarnya di Tondano, siang tadi.

Saat diinterogasi, lanjut Kasubbag Humas, keduanya mengakui perbuatan mereka. “Kasus ini sedang didalami lebih lanjut oleh Satuan Reskrim,” pungkasnya.

Panah wayer adalah salahsatu jenis sajam yang dalam beberapa tahun terakhir dikenal marak digunakan para tersangka pelaku tindak kriminalitas jalanan di wilayah ini.

Sajam ini merupakan hasil modifikasi dan pengembangan dari ketapel, yang digunakan sebagai alat untuk membidik sesuatu, terutama burung oleh anak-anak.

“Panah wayer merupakan sajam yang sangat berbahaya karena bisa digunakan dari jarak jauh. Makanya, razia perlu dilakukan secara intensif,” kata pemuda Tondano yang enggan disebutkan namanya ini.

Penulis : Fiser Wakulu

Editor    : Herly Umbas