Tondano, Fajarmanado.com – Kondisi sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Minahasa sudah rusak berat. Karenanya, para pedagang menuntut pemerintah supaya melakukan perbaikan.
Seperti diungkapkan Fernando, salah satu pedagang ikan di Pasar Tondano. Menurutnya, kondisi atap di lapak tempat menjual ikan sangat memiriskan. Karena selain hanya memakai terpal, kondisi terpal juga sudah robek-robek sehingga kalau hujan air tetap saja merembes masuk dan membasahi lapak.
“Tolong pemerintah perhatikan hal ini. Karena kondisi atap di tempat penjualan ikan di kompleks Pasar Tondano sudah rusak berat. Dan situasi ini sangat tidak nyaman. Tapi mau bagaimana lagi, kami telah menggantungkan hidup kami di tempat ini untuk mencari makan,” ujarnya.
Kondisi yang sama juga dikelukan para pedagang di Pasar Sonder, Remboken dan Pasar Kawangkoan. “Anda lihat saja sendiri. Kami tidak merekayasa,” ujar senada pedagang di tiga pasar tersebut ketika ditemui terpisah dalam beberapa pekan terakhir.
“Pasar ini memang sudah ada pembangunan. Anehnya, los yang masih bagus yang dibongkar tapi los yang sudah rusak berat seperti ini tidak disentuh,” ujar Novie Pinontoan, pedagang daging di Pasar Kawangkoan.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa, Maudy Lontaan SSos yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pasar mengatakan bahwa saat ini, terkait pasar, sudah bukan lagi tanggungjawab penuh pihaknya.
Namun, waktu dirinya masih menjabat Kepala Dinas Pasar, sudah ada tiga pasar tradisional di Kabupaten Minahasa yang usulan pembangunannya sudah sampai ke meja Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Ketiga pasar tersebut masing-masing, Pasar Sonder, Tompaso, dan Remboken. “Usulan itu sudah disetujui oleh pihak Pemkab Minahasa dan Pemprov Sulut dan telah sampai ke Bappenas. Mudah-mudahan tahun ini realisasi pembangunannya sudah bisa dilaksanakan,” ujar Lontaan.
“Itu masuk dalam pasar Tipe C. Bantuan yang diberikan pemerintah pusat untuk pasar Tipe C, sebesar Rp 6 Miliar. Dan ini berlaku untuk seluruh Indonesia. Kalau pasar Tipe A, anggaranya bisa sampai Rp 9 M. Ke depan, mudah-mudahan Pasar Langowan bisa masuk kategori Tipe A,” tambah Lontaan.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

