Melibatkan Kakek 70 Tahun, Miras Berdua Berujung Duel Berdarah
RM alias Rudi, pria paro baya yang berduel dengan kakek 70 saat tengah mendapat perawatan medis di Puskesmas Manganitu. Foto: Humas Polda Sulut.

Melibatkan Kakek 70 Tahun, Miras Berdua Berujung Duel Berdarah

Sangihe, Fajarmanado.com – Pesta minuman keras (Miras) jenis Captikus berujung duel berdarah. Berlaga jagoan kampung, duel menggunakan senjata tajam satu lawan satu tak terelakkan melibatkan dua warga Kampung Manumpitaeng Kecamatan Manganitu, Sangihe, Senin (31/7/2017).

Uniknya lagi, pertarungan bak laga film action sekitar pukul 16.30 Wita, sore itu, melibatkan pria uzur berusia 70 tahun dengan lelaki paro baya 52 tahun.  Padahal Rudi dan Yulius, sebelumnya menegak Miras berdua di rumah Yulius.

Tak ayal, ke duanya pun sama-sama bersimbah darah. RM alias Rudi, pria 52 tahun ini, mengalami luka tusuk di perut dan pinggang sebelah kiri, sedangkan YM alias Yulius, kakek 70 tahun, mengalami luka robek di leher bagian kiri belakang, di telapak tangan sebelah kiri, dan luka robek di punggung.

Keterangan yang dihimpun di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mengisahkan, sekira pukul 15.00 wita, singgah di rumah kakek Yulius sedari kebun. Ke duanya, masih memiliki pertalian darah.

Selang sekitar 1,5 jam mereka bercakap berdua sambil menegak Captikus. Usai menghabiskan satu botol Miras tradisional itu, Rudi beranjak pulang ke rumahnya.

Saat dalam perjalanan pulang, tidak jauh dari rumah Yulius, tiba-tiba Rudi mendapat tusukan di pinggang sebelah kiri. Ia pun terhenyak dan berbalik. Ternyata yang menikamnya dengan sebilah pisau tak lain kakek Yulius, teman Mirasnya.

Tanpa pikir panjang, Rudi membalas dengan pedang jenis Pando yang saat itu dibawanya. Duel satu lawan satu pun tak terelakkan sehingga ke dua rival sempat menyarangkan barang tajam mereka ke bagian tubuh lawan. Namun akhirnya Rudi lari, menyelamatkan diri.

Duel Rudi versus Yulius ini, sampai kepada polisi yang spontan langsung mendatangi TKP.

Kapolsek Manganitu, Iptu E Wangkanusa membenarkan peristiwa tersebut. “Kedua lelaki yang mengalami luka kemudian dibawa ke Puskesmas Manganitu untuk mendapatkan perawatan,” katanya kepada wartawan di Mapolsek Manganitu, Senin (01/08/2017), siang tadi.

“Ke duanya selanjutnya tetap akan diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku,” sambung Iptu Wangkanusa.

Editor : Herly Umbas