Berniat Buat Buletin, Kemah KGPM Gelar Rapat
Suasana Rapat Tim Jurnalistik Kemah KGPM di Food Court TransMart Manado, Rabu (16/08/2017) malam tadi.

Berniat Buat Buletin, Kemah KGPM Gelar Rapat

Manado, Fajarmanado.com – Mahasiswa KGPM bertekad melanjutkan eksistensi KGPM sebagai gereja perjuangan untuk melawan berbagai ancaman bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Pancasila sebagai dasar negara.

Untuk menyelaraskan dengan cita-cita pendiri bangsa, maka Tim Jurnalistik Kerukunan Mahasiswa (Kemah) KGPM menggelar rapat menyusunan program kerja di  Food Court TransMart Manado, Rabu (16/08/2017), malam tadi.

Rapat yang dipimpin Ketua Tim Jurnalistik Kemah KGPM, Putri Kapoh STh, selain para personil lengkapnya, juga dihadiri Badan Pengurus Pusat (BPP) Kemah KGPM dan  Badan Pengurus Wilayah BPW Kemah KGPM.

Berbagai program kerja yang dibahas, antara lain, rencana penerbitan buletin menjelang dan seusai HUT KGPM 2017 dan berita bulanan yang mempublikasikan setiap hasil diskusi dan kerja nyata Kemah KGPM, termasuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KGPM sepanjang bulan berjalan.

“Yang jadi persoalan ada dua. Pertama, pelatihan jurnalistik bagi pengurus dan anggota tim jurnalistik dan sumber pendanaan penerbitan buletin dan kegiatan publikasi lainnya,” ujar Putri Kapoh.

Soal pelatihan jurnalistik, katanya, akan dikoordinasikan dengan berbagai pihak, terutama Pucuk Pimpinan (PP) dan Majelis Gembala (MG) KGPM untuk menggunakan potensi jemaat KGPM yang telah berpengalaman di bidang jurnalistik.

“Setahu saya, banyak jemaat KGPM yang berpengalaman di bidang jurnalistik dan periklanan. Kita akan meminta bantuan kepada mereka untuk memberikan pelatihan khusus tentang teknik-teknik menulis berita yang baik dan benar,” ujarnya.

Sesuai pengamatan, lanjut dia, jemaat KGPM banyak yang mengeluti bidang jurnalistik, mulai dari televisi, radio, koran atau media cetak dan media ciber atau online, termasuk mengabadikan foto berita selama ini.

“Jadi soal jurnalistik saya kira banyak warga KGPM yang sudah senior bisa memberikan pelatihan, tapi yang menjadi persoalan sekarang adalah sumber dana penerbitan buletin dan jurnal bulanan. Inilah yang masih perlu kita pikirkan bersama,” papar Kapoh.

Rapat yang berlangsung dialogis tersebut, akhirnya menyepakati bahwa sumber dana penerbitan buletin, termasuk pengadaan komputer dan fasilitas penunjang pengolahan berita akan diupayakan bersama secara swadaya dengan menggalang potensi jemaat dan donatur yang peduli.

“Jadi kita harus berani melangkah. Lebih dulu adalah mengasah kemampuan kita semua dalam membuat berita. Soal dana, saya yakin, Tuhan pasti akan membuka jalan yang terbaik bagi kita,” paparnya.

Penulis : Toar Umbas