Olly Sebut Pemerintah dan PK/B GMIM Harus Saling Menopang
Ketua Komisi PK/B Sinode GMIM Pnt Ir Stefanus BAN Liow didampingi Gubernur Olly Dondokambey SE pada Rapat Konsultasi Tahunan PK/B Sinode GMIM 2017 di jemaat GMIM Bukit Moria Tikala Baru, Wilayah Manado Timur IV, Sabtu (02/09/2017), pagi tadi.

Olly Sebut Pemerintah dan PK/B GMIM Harus Saling Menopang

Manado, Fajarmanado.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE mengharapkan pemerintah dan Pria Kaum Bapa (PK/B) GMIM harus saling bahu membahu dan menopang dalam menjalankan tugas dan pelayanan.

Olly, sapaan familiarnya, mengatakan, pada prinsipnya pemerintah dan gereja punya tujuan yang sama dalam pelayanan yaitu bagaimana masyarakat atau jemaatnya berhasil dalam membangunan iman untuk kemakmuran daerah di mana pun berada.

“Oleh karena itu pemerintah dan pria kaum bapa Sinode GMIM harus saling topang menopang dalam membangun daerah kita Sulawesi Utara dan kita harus menjaga organisasi gereja agar menjadi kuat lewat program-program yang hebat,” paparnya.

Hal ini diungkapkan Gubernur Olly ketika membuka dan memberikan sambutan pada Rapat Panitia Konsultasi Tahunan PK/B Sinode GMIM 2017 di jemaat GMIM Bukit Moria Tikala Baru, Wilayah Manado Timur IV, Sabtu (02/09/2017), pagi tadi.

Ia mengatakan, pemerintah sangat memerlukan masukan dari gereja, termasuk PK/B Sinode GMIM secara akurat, baik data maupun informasi tentang kondisi jemaat di wilayah masing-masing. Data dan informasi ini, katanya, akan menjadi bahan bagi Pemrpov Sulut dalam melaksanakan program-program pemerintah di semua wilayah.

Olly mengharapkan rapat konsultasi tahunan PK/B GMIM 2017 dapat merumuskan hasil yang sangat positif untuk bahan masukan kepada Pemprov Sulut. Masukan ini, lanjut dia, akan diusulkan masuk pembahasan APBD 2018 sehingga program yang gol nantinya akan dkelolah bersama.

Sementara itu, Ketua PK/B Sinode GMIM Pnt Ir Stefanus BAN Liow mengungkapkan,  selang tahun pelayanan 2014-2017, PK/B GMIM berhasil melaksanakan berbagai program kerja meski diwarnai dengan dinamika-dinamika tersendir.

“Seiring dengan pemenuhan panggilan Gereja, maka tugas pengembalaan, pembinaan dan pelatihan terus dioptimalkan dalam tahun pelayanan 2018 untuk menjawab kebutuhan kepelayanan pria kaum bapa GMIM,” papar pria familiar yang juga senator DPD RI ini.

Liow juga menjelaskan, program kerja tahun 2018, yang merupakan tahun pelayanan 2018-2022 ini, telah disepakati untuk memaksimalkan pelayanan PK/B GMIM dalam menjawab tantangan pelayanan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Program-program tersebut, Liow mengharapkan PG/B GMIM akan semakin memperkokoh jati diri, integritas dan citra gereja dalam kehidupannya.

“Yaitu, dalam kehidupan sebagai pria sejati, suami yang setia dan sebagai ayah mendidik dan mengajar anak-anak serta sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab sesuai kehendak Allah sebagai pemimpin yang melayani dan memiliki peran penting dan strategi di tengah kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar suami Sekretaris Wanita Kaum Ibu (WKI) Sinode GMIM, Pnt Ir Miky Junita Wenur ini.

Turut hadir acara ini, antara lain, Sekprov Edwi Silangen SE, MS.i Ketua Sinode GMIM  Pdt DR HWB Sumakul MTh dan Sekretaris Komisi PK/B Sinode GMIM Pnt Herwyn Malonda SH MPd serta pengurus PK/B Sinode GMIM lainnya.

Editor : Herly Umbas