Tondano, Fajarmanado.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) benar-benar menunjukkan keseriusannya menjadi peserta Pemilu 2019. Meski baru, namun partai politik (Parpol) yang dinahkodai komunitas anak muda ini mampu menunjukkan eksistensinya.
Tak heran, berkas Sistim Informasi Politik (Sipol) PSI tercatat sebagai Parpol ke tiga diterima dan dinyatakan memenuhi syarat administrasi di KPU Minahasa, setelah Partai Perindo dan Partai Nasdem. Anehnya, berkas partai tua sekaliber PDI Perjuangan dikembalikan KPU Minahasa, kendati dibawa langsung oleh Ketuanya, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi yang juga Bupati Minahasa ini.
“Kami hanya bisa menerima berkas pendaftaran apabila ada kecocokan data dengan KPU pusat melalui Sipol, termasuk kesesuaian data jumlah KTA dan KTP yang dimasukkan,” kata Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Minahasa, Christoforus Ngantung Sfils kepada wartawan, Sabtu (14/10/2017), sore tadi.
PSI sendiri mendaftarkan diri siang tadi. Dipimpin Ketua DPD PSI Minahasa Edwin Umbas SIP, delegasi partai anak muda ini menyambangi Kantor KPU Minahasa di Sasaran, Tondano sekitar pukul 11.00 Wita.
Mereka yang diterima Ngantung, harus menunggu sekitar 3 jam proses verifikasi berkas. “Puji Tuhan, ternyata semua sesuai dan berkas kami diterima KPU untuk divalidasi,” komentar Umbas kepada Fajarmanado.com seusai dinyatakan KPU bahwa berkas PSI Minahasa, lengkap.
Sesuai ketentuan, lanjut dia, DPD PSI Minahasa memasukkan 626 anggota lengkap dengan KTA dan KTP.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman pengurus DPC di kecamatan karena data yang dimasukkan sesuai dengan Sipol KPU,” ujar bujangan yang juga Ketua Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan Satu, Minahasa ini.
PSI, partai kaula muda yang mengusung moto anti korupsi, anti radikalisme dan anti intoleransi besutan Grace Natali ini memang terpantau getol dan serius lolos menjadi peserta Pemilu 2019.
Partai nasionalis murni yang jauh hari sudah menyatakan mencalonkan Ir Joko Widodo (Jokowi) Presiden 2019-2024 ini, intens melakukan konsolidasi sampai di tingkat kabupaten kota dalam rangka pendaftaran di KPU.
Rangkaian pertemuan berlebel Kopdar rutin dilakukan, terutama selang dua bulan terakhir. “Jadi, maaf, pertemuan kami belakangan ini bersifat tertutup karena merupakan strategi lolos jadi peserta Pemilu 2019,” papar Umbas.
Ia pun yakin jika PSI Minahasa akan lolos verifikasi faktual yang hasilnya akan diumumkan KPU pada Pebruari 2018 mendatang.
“Data yang kami masukkan hampir 100 persen melebihi target. Toch, kalau pun ada anggota ke luar daerah karena tugas atau pekerjaan, tidak mungkin mencapai dua ratusan orang. Target seperseribu dari total jumlah penduduk Minahasa yang sekitar 363 ribu jiwa pasti akan terpenuhi,” kata pemuda familiar ini.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

