Bupati Gaghana Dukung Revitalisasi Kain Koffo Ala Cindy Wowor
Inilah ragam motif kain tenun Koffo yang akan diproduksi kembali Cindy Wowor SE MM melalui perusahaan Cofo di Sangihe. Foto: Ist/Humas Pemprov Sulut.

Bupati Gaghana Dukung Revitalisasi Kain Koffo Ala Cindy Wowor

Tahuna, Fajarmanado.com – Ambisi srikandi Sulawesi Utara (Sulut), Cindy Wowor untuk memroduksi kembali kain tenun Koffo, peninggalan semasa kerajaan Sangihe ini, terus mendapat respon positif. Setelah dari Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulut, kali ini datang dari Pemkab Sangihe.

Respon dan dukungan Pemkab Sangihe ini datang dari Bupati Jabes Gaghana SH yang menyambut dan menerima langsung pendiri Cofo, Cindy Wowor SE MM di Tahuna, Selasa (21/11/2017) siang.

Pada pertemuan itu, atas nama masyarakat dan Pemkab Sangihe, Bupati Gaghana menyatakan dukungan sepenuhnya kepada Cindy Wowor untuk merevitalisasi kembali kain tenunan Koffo.

Kain tenun Koffo adalah produk pengrajin kain di masa kerajaan Sangihe. Kain yang diproduksi dengan bahan baku kapas ini sempat beberapa dekade tidak diproduksi lagi seiring masuknya kain hasil teknologi.

Cindy pun berusaha melakukan penelitian dan survei sehingga bertekad untuk mengembangkan dan pelestarian kembali, mesik akan menggunakan teknologi modern tetapin tetap berupaya mempertahankan ragam hias asli Koffo serta modifikasi baru yang di kembangkan sebagaimana asli pada masa lalu.

“Pemerintah Kabupaten Sangihe memberikan suport dan dukungan sepenuhnya kepada Cindy Wowor untuk melakukan revitalisasi kembali kain tenunan Koffo apalagi kain tenunan Koffo sudah merupakan salah satu dari 33 kain tradisional yang telah diakui pemerintah sebagai Kekayaan Warisan Budaya Tak Benda dan penetapannya melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Budaya RI,” komentar Gaghana.

“Berkenaan dengan hal itu, saya mintakan kepada Dinas Parawisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Pertanian untuk kiranya dapat membuat program tahun 2018 agar mendukung upaya2 revitalisasi kembali dan kalau bisa juga ada program menjadikan salah satu desa di Kabupaten Sangihe sebagai Sentra Produksi Tenunan Kain Koffo,” tambahnya.

Diketahui, Sentra Produksi Kain Tenunan Koffo di Kabupaten Kepulauan Sangihe nantinya akan dioptimalkan untuk meningkatkan kembali budaya tenunan kain koffo dari masyarakat serta dapat juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat disamping itu juga desa tersebut akan menjadi salah satu destinasi parawisata di daerah.

Menanggapi dukungan itu, Cindy Wowor mengapresiasinya. Dia menjelaskan rencana COFO untuk mendirikan sentra produksi tenunan kain koffo di Sangihe.

“Terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sangihe untuk merevitalisasi kain tenunan Koffo, apalagi ini disampaikan langsung Bapak Bupati Sangihe kepada para pejabat di Pemkab Sangihe.  Terkait dengan rencana Pemkab Sangihe untuk membuka sentra produksi tenunan kain koffo, itu juga sudah menjadi program dari COFO karena rencananya pada tahun depan kami akan mendirikan Sentra Produksi Tenunan Kain Koffo yang rencananya di Desa Lenganeng Kecamatan Tabukan Utara” kata Cindy Wowor.

Pertemuan itu turut dihadiri Sekdakab Sangihe Edwin Roring, SE, MSi dan para pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Sangihe.

Editor : Herly Umbas