Tondano, Fajarmanado.com – Universitas Negeri Manado menggelar Rapat Senat Terbuka dengan mewisuda 764 mahasiswa di halaman gedung rektorat kampus pada Kamis, (30/11/2017) tadi. Hal tersebut dalam rangka wisuda lulusan Magister, Sarjana.
Para mahasiswa yang diwisuda tersebut terdiri dari 27 lulusan S2 dan 737 lulusan S1. Berdasarkan data dari pihak kampus, peraih indeks kumulatif prestasi (IPK) tertinggi untuk program S1 adalah Meida Seska Komaling, S.Pd dari Fakultas Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD).
Sedangkan predikat lulusan termuda diraih oleh Chrstian J.V Ombeng S.Pd dari Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang lulus pada usia 21 tahun 1 bulan 22 hari.
Rektor Unima Prof. Dr. Julyeta P.A. Runtuwene, MS dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di kampus tersebut.
Harapnya para wisudawan bisa mempraktikkan ilmu yang didapat untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. “Saya berharap sebagai bagian dari keluarga besar Unima, kita akan terus berdiri di depan bersama pemerintah yang ada di Sulawesi Utara untuk berkontribusi bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar Runtuwene.
Lanjutnya, pendidikan yang dikembangkan di Unima adalah pendidikan yang transformatif serta pendidikan yang mampu mengubah dan berjalan ke arah yang lebih baik, menuju masa depan yang berkelanjutan.
Runtuwene juga menyampaikan tahapan kesiapan Unima menuju Universitas yang menerapkan pengelolaan keuangan BLU. Dimana penganggaran berbasis kinerja yang dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
“Sedangkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 68 dan Pasal 69 memberikan arahan baru bahwa instansi pemerintah yang tugas pokok dan fungsinya memberi pelayanan kepada masyarakat dapat menerapkan pola pengelolaan keuangan yang fleksibel dengan mengutamakan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas,” jelasnya.
Keberhasilan para wisudawan menurutnya adalah berkat bimbingan guru dan saudara. Mulai dari guru TK sampai Dosen di perguruan tinggi. Sehingga jasa mereka jangan dilupakan melainkan didoakan.
“Potensi hebat yang Anda miliki ini tidak akan punya arti apa-apa jika anda tidak mampu berkiprah dalam kehidupan nyata. Potensi hebat ini tinggal hanya potensi, jika Anda tidak mampu melahirkan karya-karya nyata yang memberi manfaat bagi sesama dan sukses anda sangat tergantung kepada langkah dan tindakan yang akan Anda ambil. Apakah Anda akan memilih untuk menjadi orang sukses atau biasa-biasa saja,” tegasnya.
Dan perlu diingat bahwa sukses itu sejatinya adalah pilihan. Dalam perkembangannya di tahun ini Unima boleh melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk pengembangan Universitas, antara lain: Kemitraan dengan Kantor Perwakilan Kementerian Pertahanan dalam kegiatan seminar bela negara, jumlah penelitian dan pengabdian Dosen yang meningkat.
Dalam kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para orang tua wisudawan yang mempercayakan anak-anaknya untuk belajar di Unima.
“Terima kasih sudah boleh datang di Kampus Unima Tondano yang sejuk dan hijau ini, kami tau orang tua ini datang dari berbagai daerah; dari Papua, Maluku, Halmahera, Ternate, Gorontalo, Bolaang Mongondow, Minahasa, Toraja, Kendari, Jawa, Batak, Minang dan daerah lainnya yang ada di Indonesia, terima kasih,” pungkasnya.
Hadir dalam rapat senat terbuka tersebut antaranya, yang mewakili Gubernur Provinsi Sulawesi Utara dr. Jemmy Lampus, M.Kes yang saat ini menjabat Kadis Bapelitbang Sulut , Para Guru Besar dan Anggota Senat, Para Pejabat Struktural, Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan UNIMA.
Penulis: Fiser Wakulu

