Dinas P3A Minut Minta Polisi Bantu Lindungi Anak dan Perempuan
FOTO Ilustrasi

Astaga..! Cemburu di Pagi Buta, Suami Tikam Isteri

Manado, Fajarmanado.com – HS alias Kane nekat menikam isterinya sendiri. Emosi membabibuta pria 24 tahun ini tak tertahan terbakar api cemburu ketika memergoki isterinya berduaan dengan pria lain di pagi buta.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Sindulang Satu Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sabtu (31/03/2018), sekitar pukul 03.45 Wita. Akibatnya, SHP alias Santi tak berdaya menderita beberapa luka benda tajam di tubuhnya.

Kabar yang dirangkum di tempat kejadian perkara (TKP)  menyebutkan, sekitar pukul 03.00 Wta, Kane terbangun dan mendapati Santi, isterinya tidak berada di kamar kost mereka.

Mengetahui masih pagi buta, Kane beranjak keluar rumah mencari korban. Betapa terkejutnya dia saat melihat isterinya sedang berduaan dengan pria lain yang tak dikenalnya.

Api cemburu Kane membara. Dia pun berbalik dan berlari kemnali masuk ke rumah kost mengambil sebilah pisau di dapur.

Dalam keadaan emosi, pelaku bergegas mendatangi di mana isterinya, Santi dan pria misterius itu berada. Tanpa banyak berkata-kata, Kane langsung menghujamkan pisau ke arah pria yang tak dikenalnya itu. Namun upaya Kane melukai pria itu tak berhasil. Setiap serangannya berhasil dihalangi korban.

Tak ayal, tikaman demi tikaman pisau justru beberapa kali mengenai Santi sehingga korban mengalami luka sayatan di paha kiri, betis kanan, punggung dan tangan kanan.

Sementara itu, tetangga korban, Ali Katili (43 tahun) mengungkapkan sempat mendengar suara perempuan yang meminta tolong. Saat keluar rumah, Ali melihat korban telah terkapar bersimbah darah. Saat itu juga pelaku berlari sambil memegang pisau.

Ali kemudian memberitahukan kejadian ini kepada warga sekitar. Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Siti Maryam, Tuminting lalu dirujuk ke RSUP Prof. Kandou, Malalayang, karena luka yang dialaminya cukup parah.

Sementara itu, usai menikam isterinya, pelaku membuang pisau dan mendatangi rumah temannya, Omis, di Kelurahan Wonasa, menggunakan angkutan umum.

Kepada Omis, pelaku mengatakan bahwa ia baru saja menikam isterinya. Pelaku kemudian meminta Omis mengantar ke Polsek untuk menyerahkan diri. Keduanya pun mendatangi rumah orang tua Omis, di Kelurahan Mahawu.

Tiba di sana, Omis menelepon salah seorang personel Polsek Tuminting dan meminta agar menjemput pelaku.

Kapolresta Manado, Kombes Pol FX Surya Kumara melalui Kasubbag Humas, AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Pelaku telah diamankan dan dimintai keterangan lebih lanjut,” ujarnya.

Editor : Herly Umbas