Tombatu, Fajarmanado.com — Aksi debt collector (DC) perusahaan finance brerinisial SMS mendapat perlawanan. Mobil DC pun akhirnya dirusak massa.
Perlawanan tak hanya dilakukan pengguna mobil Honda Civic yang hendak ‘diambil paksa’ kelompok DC, tetapi juga oleh massa.
Peristiwa ini terjadi di Halaman Pastori GPdI Mesias di Desa Molompar Satu, Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) pada Senin (13/8/2018).
Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK tak menampik kabar ini, namun belum bisa memastikan pemicu amuk massa tersebut.
Kapolres Prabowo mengatakan, tindakan pengrusakan yang dilakukan massa ini disebabkan karena pemilik kendaraan keberatan mobilnya ditarik oleh pihak Finance saat terparkir di halaman Pastori GPdI Mesias.
“Finance SMS berusaha melakukan penarikan satu unit mobil jenis Honda Civic, milik Adi Palense, 22 tahun, tercatat sebagai warga Kelurahan Kendis, Tondano,” kata Kapolres melalui Kapolsek Iptu Wensy Saerang, Selasa (14/8/2018), siang tadi.
Penarikan kendaraan, lanjut dia, dilakukan di halaman Pastori GPDI Mesias, Desa Molompar.
“Aksi penolakan terhadap penarikan ini kemudian berakhir dengan aksi pengrusakan mobil Honda Brio DB 1519 LL milik Finance oleh massa setempat,” ungkap Iptu Wensy.
Oleh karena itulah, pihak kepolisian piket Polsek Tombatu mengamankan barang bukti kendaraan yang dirusak untuk kepentingan proses penyelidikan.
“Masih dalam proses pengembangan dan pendalaman kasus untuk mengungkap tuntas sehingga terjadi tindakan pengrusakan mobil itu,” pspar Iptu Wensy.
Penulis: Didi Gara
Editor : Herly Umbas

