Kawangkoan, Fajarmanado.com – Kendati sarat dengan kesibukan sebagai Bupati Minahasa, Penatua (Pnt) Dr. Ir. Royke Oktavian Roring, MSi, kali ini mengemban tugas dan tanggungjawab sebagai Ketua Umum Panitia Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) dan Konsultasi BIPRA SAG Sulutteng tahun 2022.
Faktanya, Pnt Roy Roring, dilantik dan diteguhkan bersama puluhan personil Panitia Sidang MPL dan Konsultasi BIPRA Sidang Am Gereja Gereja di bagian Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah (SAG Sulutteng) di KGPM Sentrum Kawangkoan, Rabu (29/12/2021).
Pelantikan dan peneguhan dilakukan oleh Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) SAG Sulutteng, Pdt Dina Sophia Werat STh melalui ibadah khusus, yang juga diikuti dan disaksikan langsung oleh Ketua Pucuk Pimpinan (PP) KGPM, Gbl Francky Londa, STh, MA, Sekretaris MPH SAG Sulutteng Gbl. Fetrisia Y Alling MTh, Wakil Sekretaris Pdt. Vera Legi STh dan Bendahara MPH SAG Sulutteng, Pdt. Fanny Wurangian.
Dalam menyukseskan agenda yang dijadwalkan dihelat bulan Maret 2020 tersebut, Pnt. Royke Roring ditandemkan dengan Ketua BPS (Badan Pimpinan Sidang) KGPM Sentrum Kawangkon, Pnt. Drs. Tenny GM Assa sebagai Sekretaris Umum dengan Ketua Harian, Drs. Riviva Maringka.
Usai dilantik melalui ibadah peneguhan yang berakhir pukul 11.45 Wita, Pnt Royke Roring langsung tancap gas dengan menggelar rapat persiapan awal.
Dalam rapat yang melibatkan MPH SAG dan PP KGPM, panitia penyelenggara menggali lebih dalam jumlah peserta forum yang nantinya membahas program kerja pengurus SAG Sulutteng periode 2021-2027 yang terpilih pada awal Oktober 2021 di Banggai, Sulteng ini.
Ketua MPH SAG, Pdt Dina Werat dan Sekretaris, Gbl Fetrisia Aling senada mengungkapkan ada sekitar 150 orang. Selain masing-masing tiga orang utusan 13 sinode anggota SAG Sulutteng dan Gorontalo, juga perutusan BIPRA dan kemungkinan peninjau.
Yang dibutuhkan, katanya, selain dukungan transportasi, tentu akomodasi, konsumsi, alat tulis menulis dan perlengkapan dokumen persidangan. “Termasuk tas, kalau ada,” kata Pdt. Dina.
Dalam mendukung program pemerintah menangkal ancaman penyebaran Covid 19, apalagi varian baru Omicron, yang dikabarkan cepat menyebar, Pdt. Dina berharap panitia menyediakan fasilitas minimal rapid antigen kepada setiap peserta.
Soal rancangan agenda, menurutnya, direncanakan berlangsung selama tiga hari, termasuk apabila ada acara khusus.
“Dua hari untuk persidangan dan satu hari untuk acara lain yang diatur panitia untuk peserta menikmati keindahan alam Kabupaten Minahasa,” ujarnya.
Ibadah Pembukaan direncanakan jam 10 pagi, langsung dengan pembahasan materi dan berakhir jam 10 malam.
Hari ke dua, persidangan seksi dan konsultasi BIPRA. Setelah pleno dijadwalkan jam 5 sore dan rehat, pergelaran seni budaya pada malam hari. Hari terakhir, acara khusus untuk peserta menikmati kuliner dan keindahan wisata di daerah Toar Lumimuut ini.
Pnt. Royke Roring mengapresiasi rancangan agenda tersebut. Ia pun meminta Drs. Riviva Maringka selaku Ketua Harian untuk intens berkoordinasi dengan MPH SAG agar agenda kerja dapat cepat dimatangkan, termasuk tanggal pelaksanaannya.
“Kita berdoa kita dimampukan kerja untuk Tuhan. Atas kepercayaan yang diberikan oleh Majelis Pekerja Harian SAG Sulutteng,” pintanya.
Penulis: Herly Umbas


