Bahkan, pertandingan tersebut dikabarkan hanya bisa disaksikan melalui aplikasi FIFA+.
Untuk menyaksikannya, setiap orang harus melakukan registrasi di akun FIFA+.
Namun demikian tidak mudah bagi masyarakat Indonesia karena harus menggunakan VPN untuk melihat pertandingan di FIFA+.
Dengan syarat itu, maka berarti pertandingan perebutan satu tiket ke Olimpiade 2024 tersebut tidak akan disaksikan secara langsung di TV Nasional.
Tentu saja ini menjadi kesulitan bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan pertandingan tersebut melalui siaran live TV.
Untuk itu, Arya Sinulingga mengatakan bahwa PSSI sedang bekerja keras melobi FIFA.
Karena, PSSI sangat ingin masyarakat Indonesia bisa menjadi saksi sejarah Timnas Indonesia U-23 dalam memanfaatkan peluang terakhir lolos ke Olimpiade 2024.
“Sejak selesai melakukan pertandingan melawan Irak, diketahui laga melawan Guinea digelar secara tertutup,” ujar Arya Sinulingga.
“Ketua Umum PSSI Erick Thohir langsung memerintahkan tim bekerja supaya masyarakat Indonesia bisa menikmati pertandingan secara langsung,” ucapnya melalui akun instagram pribadinya, seperti dari dilansir BolaSport.com.
Arya Sinulingga berharap FIFA bisa menerima permintaan dari PSSI, sebab banyak masyarakat Indonesia yang ingin dengan mudah menyaksikan pertandingan tersebut.
“Mari kita doakan upaya yang dilakukan Ketua Umum PSSI Erick Thohir,” tutup Arya Sinulingga.
Catatan sejarah, sudah 68 tahun lamanya Indonesia tidak mampu mengirim tim di cabang olah raga sepak bola ke Olimpiade.
Terakhir kali tim sepak bola Indonesia bermain di Olimpiade Melbourne 1956.
Timnas sepak bola Indonesia U-23 sebenarnya sudah punya dua kesempatan untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 lewat jalur Piala Asia U-23 2024. Tapi, keduanya kandas.
Pertama kalah 0-2 dari Uzbekistan pada babak semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024).
Kedua, skuad asuhan Shin Tae-yong itu kembali kalah 1-2 dari Irak pada perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Kamis (2/5/2024).
Kini, tinggal tersisa satu kesempatan bagi Garuda Muda untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024. Tak lain, harus menang melawan Guinea selaku wakil dari Afrika.
[heru]