Fajarmanado.com, Tomohon–Tak sedikit masyarakat Kota Tomohon yang mengaku trauma dengan janji-janji kosong oleh para pemimpinnya saat ini.
Melalui Pilkada Serentak 2024, ada tiga pasangan calon yang ditawarkan KPU kepada warga kota multy dimensi yang sedang berebutan hati hampir 80 ribu wajib pilih.
Warga Kelurahan Paslaten, juga blak-blakan menginginkan perubahan. Mereka mengeluhkan janji-janji yang ditebar menjelang Pilkada tahun 2020 lalu, yang dinilai banyak yang tak terpenuhi.
“Banyak janji-janji dalam kampanye lalu yang tidak ditepati,” ujar warga di depan Calon Wali Kota Tomohon Miky Wenur dan Calon Wakil Wali Kota Cherly Mantiri di Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur, Senin (11/11/2024).
Hal tersebut disampaikan ketika Miky–Cherly melakukan konsolidasi, kampanye terbatas, dan meresmikan Posko Pemenangan Miky-Cherly dan YSK-Victory untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara.
“Kami ambil contoh insentif kepala lingkungan yang katanya 3,3 juta, insentif tenaga kebersihan 4 juta, kenaikan tunjangan guru, kenaikan tunjangan pejabat, pembangunan ini, pembangunan itu yang banyak tidak terealisasi,” ketus sejumlah warga Paslaten Dua.
Untuk itu, mereka berharap ke depan ada pemimpin yang bisa dipercaya untuk merealisasikan janji-janji kampanye.
“Kalau bagi saya, siapa pemimpin yang bisa dipercaya, pilih Miky-Cherly,” ujar seorang pria parobaya di antara massa yang menyemut, malam itu.
Rekam jejak Miky–Cherly, katanya, tidak diragukan lagi. Keduanya sudah teruji sudah terbukti.
“Pengalaman di dewan yang suka memperjuangkan kepentingan rakyat sudah kami rasakan. Apalagi kalau menjadi wali kota dan wakil wali kota,” ucap ibu peserta konsolidasi lainnya.
Sementara dalam orasi politiknya, Miky Wenur mengatakan, dirinya bersama Cherly Mantiri dalam menyusun program, menghitung dulu apakah bisa direalisasikan, apakah sesuai dengan kondisi dan potensi daerah.
“Menyusun program harus realistis. Jangan asal sudah dipilih, lalu programnya tidak jalan. Hal itu bisa terjadi jika tidak tahu potensi dan kemampuan daerah,” kata Miky Wenur.
Ia menyatakan komitmen pasangan nomor urut 1 Pilkada Tomohon tersebut akan dapat menjalankan program-program Miky–Cherly yang sudah diperhitungkan secara matang itu apabila diperkenankan Tuhan dan dipercaya masyarakat memimpin Tomohon.
Sementara Cherly Mantiri mengungkapan bahwa dirinya bersama Miky Wenur, tidak memiliki kekayaan atau harta yang melimpah, tapi memiliki kekayaan hati.
“Hati kami untuk rakyat Tomohon. Kami akan berupaya membuat Kota Tomohon maju, terpercaya, dan sejahtera,” katanya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Kampanye Piet HK Pungus SPd, Ketua Tim Pemenangan Jack A Palar SE, serta anggota DPRD Tomohon dari Fraksi Partai Golkar Jilly Gabriella Eman dan Toar Polakitan SE bersama tim dan pendukung.
[**/nly]

