Tomohon, Fajarmanado.com–Dalam mewujudkan Tomohon Maju, Terpercaya dan Sejahtera, maka diperlukan kepemimpinan kuat, berintegritas dan berkomitmen pro rakyat.
Figur pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon 2025–2030 yang dapat mengatasi ketidakadilan, kesenjangan dan ketimpangan sosial di Kota Tomohon adalah Miky Wenur-Cherly Mantiri (Miky–Cherly).
Penilaian dan penegasan ini diungkapkan para eks legislator Kota Tomohon, Stenly Wuwung, Jimmy Mewengkang dan Prisilya Tumurang.
“Kalau mau jujur, sesama legislator dan apalagi kalangan eksekutif sangat mengetahui siapa sosok Miky Wenur,” demikian mereka senada.
Di mata Stenly, Jimmy dan Prisilya, selama tiga periode anggota DPRD Kota Tomohon, Miky Wenur adalah paling pantang jika hak-hak rakyat, termasuk ASN tidak diperhatikan.
Miky Wenur selalu kritis dan vokal menyuarakan dan memperjuangkan apabila keluhan atau ketimpangan dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.
Karena itu, penyaluran bansos dan pemberian insentif tidak tepat sasaran, pungli dan keterlambatan pembayaran hak-hak ASN, nakon dan perangkat kelurahan sampai berbulan-bulan terus dikritisinya selama ini.
“Jika berkerinduan tidak ada lagi ketidakadilan, kesenjagan dan ketimpangan sosial, maka pilihan pemimpinan yang tepat ada pada Miky Wenur yang berpasangan dengan Cherly Mantiri,” ujar Stenly.
“Kita berharap kedepan, korupsi dan pungli jangan ada lagi di Kota Relegius Tomohon,” kata Prisilya kepada wartawan di Tomohon, Minggu (17/11/2024).
Tampak bermaksud mengenyampinkan dua pasangan calon Pilkada Tomohon 2024 lainnya, Jimmy, Stenly dan Prisilya menilai bahwa Miky–Cherly akan menjadi pemimpin untuk melayani dan mengabdi bagi daerah dan semua masyarakat Kota Tomohon.
“Dalam berbagai kesempatan sudah berkali-kali mereka menyampaikan komitmen untuk menjadi pemimpin bagi semua warga kota, tak membeda-bedakan dengan melihat latar belakang warna warni dukungan politik. Apa yang menjadi hak rakyat pasti akan diberikan secara merata dan berkeadilan,” ungkap Jimmy Mewengkang.
Meski demikian, mereka senada mengembalikan kepada masyarakat dalam menetapkan pilihan.
“Nasib Kota Tomohon dalam lima tahun ke depan berada di tangan masyatakat Tomohon sendiri. Jangan keliru lagi memilih agar tidak menyesal dalam lima tahun,” tutur Stenly Wuwung.
[**/nly]

