Ini Indikator Capaian JGKWL Saat Menahkodai Minahasa Utara di Tahun 2024

Ini Indikator Capaian JGKWL Saat Menahkodai Minahasa Utara di Tahun 2024

Airmadidi,Fajarmanado.com – Pemerintah kabupaten Minahasa Utara semenjak dinahkodai Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung terus menunjukan prestasi yang membagakan bagi daerah. Mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penanganan stunting hingga reformasi birokrasi yang grafiknya terus meningkat.

Bupati Joune Ganda saat memaparkan LKPJ Bupati tahun 2024 dihadapan DPRD Minahasa Utara memaparkan 6 capaian indiator strategis yakni, indeks pembangunan manusia (ipm) meningkat menjadi 75,89 pada tahun 2024 dibanding tahun 2023 75,31.

Prevalensi stunting turun signifikan menjadi 0,94% dari target 5,90% berdasarkan data EPPGBM, sementara data SSGI/SKI di tahun 2023 menurun 10,9 %, dari tahun 2022 sebesar 20,5 %, sedangkan data di tahun 2024 masih menunggu hasil yang dikeluarkan di bulan april 2025. ini melampaui target nasional sebesar 14 persen.

Sementara nilai reformasi birokrasi meningkat dengan predikat b dari sebelumnya cc di tahun 2023 sementara indeks reformasi birokrasi sebesar 63,99 dari target 47,08. Selain itu opini BPK atas laporan keuangan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 3 tahun berturut-turut pada kepemimpinan JGKWL periode pertama dapat terus dipertahankan,

“Untuk opini BPK terhadap laporan keuangan Tahun 2024 masih menunggu penilain BPK.”kata Joune Ganda.

Lebih lanjut Joune Ganda menjelaskan, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,42% sementara tingkat penggangguran terbuka 5,85 %. Kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD meningkat hingga 137,89% dari target. Sedangkan indeks inovasi kabupaten Minahasa Utara skornya meningkat dari 29,60 di tahun 2023 menjadi 48,65 dengan predikat inovatif.

Selain itu, nilai tukar nelayan mencapai 105, 75 sementara nilai tukar petani mencapai 114, dengan nilai tukar nelayan dan petani yang lebih dari 100 artinya  nelayan dan petani surplus atau pendapatan lebih besar di banding pengeluaran.

“Sedangkan dari sisi infrastruktur jalan, panjang jalan kabupaten dalam kondisi baik sebesar 70,84 %, ini masih menjadi tugas kita bersama karena ada 29,16 % belum dalam kondisi baik.”tuturnya.

Ia menambahkan, presentase tingkat waktu tanggap darurat kebakaran respon time 15 menit meningkat sampai 90,9 % dari sebelumnya 89,6 %. Sedangkan rasio penduduk ber KTP per satuan penduduk meningkat dari 0,96 % dari sebelumnya 0,93 %.(**)