Amurang, Fajarmanado.com – Sejumlah warnet di Amurang dan sekitar ramai dikunjung anak-anak dibawah usia 9 hingga 16 tahun. Pasalnya, selain untuk bermain game, ternyata anak-anak diatas juga dengan leluasa menikmati rokok. Menjadi pertanyaan, dimana pengawasan orang tua anak-anak tersebut.
‘’Ya, kita sering kedapatan banyak anak-anak yang berkunjung dan bermain game di warnet. Tapi, sudah dilarang jangan hisap rokok, namun tetap mereka lakukan. Mungkin, mereka sudah bawah dari luar,’’ujar salah satu pemilik warnet yang enggan sebut namanya.
Memang, kami banyak melarang anak-anak. Tapi, ini juga bisnis dan mata pencarian kami sekeluarga. Yang jelas, bukan hanya kami sebagai pemilik yang mengawasinya. Namun, orang tua pun diminta mengawasi dengan segera.
‘’Pasti, anak-anak akan minta uang kepada orang tua untuk bermain game. Namun, ternyata banyak orang tua tak peduli kalau ternyata anak-anak datang bermain game sudah membawa rokok. Jadi, kadang kala kami pemilik sudah menegur dan melarangnya,’’katanya lagi.
Menurutnya lagi, selain orang tua, kami harap instansi terkait di Minsel turun tangan dan memantau keberadaan anak-anak yang sering bermain game di warnet.
Dari pantauan Fajarmanado.com rata-rata warnet di Amurang dan Minsel bebas dikunjungi anak-anak. Tak heran, anak usia 9 hingga 16 tahun bebas bermain game sambil hisap sebatang rokok atau lebih. Mungkin, bagi pemilik warnet sudah menulis besar-besar ‘bagi anak-anak dilarang hisap rokok. Namun, dikalah pemilik berada didalam, terjadilah ‘permainan’ antara anak dan pemilik warnet. Bukan hanya merokok, tapi juga ada anak SD yang sudah mabuk.
(andries)

