Eman: Tomohon Tetap Kedepankan Prinsip MFP
Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Anggaran (EPRA) di Aula AAB Guest House Matani Satu, Kamis (15/06/2017)

Eman: Tomohon Tetap Kedepankan Prinsip MFP

Tomohon, Fajarmanado.com – Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak menegaskan, dalam pengelolaan keuangan sampai harun tahun 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon tetap harus  mengedepankan prinsip Money Follow Program.

“Tentu saja mengacu pada pidato Presiden RI bahwa program harus efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” ujar Eman pada Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Anggaran (EPRA) di Aula AAB Guest House Matani Satu.

Dalam penggunaan anggaran, katanya, prinsip-prinsip yang harus dipegang adalah efektif, efisien, transparan dan akuntabel. “Anggaran juga harus benar-benar dikalkulasi secara detail,” ujarnya mengutip pidato Presiden RI Joko Widodo.

Menurut Wali Kota, penyerapan anggaran Pemkot Tomohon hingga akhir Mei 2017  masih perlu dioptimalisasi. Percepatan penyerapan anggaran harus dilakukanuntuk memperbaiki efektivitas program atau kegiatan, menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan, meningkatkan kredibilitas pemerintahan, stabilitas pendanaan pemerintah daerah dan efek punishment dan reward atas penyerapan anggaran.

Wali Kota memberikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan staf perangkat daerah atas pengelolaan keuangan yang baik, sehingga Kota Tomohon memperoleh opini WTP yang ke-4 kali.

“Kiranya capaian ini dapat dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan lagi di tahun-tahun yang akan datang,” imbuhnya, Kamis (15/06/2017).

“Saya mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah untuk memperhatikan catatan-catatan dan rekomendasi BPK dan segera menindaklanjuti sesuai dengan waktu yang telah ditentukan yaitu 60 hari dan jangan sampai catatan-catatan BPK ini menjadi temuan yang berulang-ulang,” sambung Eman.

Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawali) Tomohon Syerly Adelyn Sompotan saat membawakan materi tentang monitoring dan evaluasi kegiatan atau program, mengatakan, monitoring merupakan fungsi manajemen yang dilakukan pada saat kegiatan sedang berlangsung. “Sedangkan evaluasi mencakup proses menentukan nilai atau pentingnya suatu kegiatan, kebijakan atau program,” jelasnya.

Ia juga berharap opini WTP akan tetap dipertahankan, bahkandapat ditingkatkan lagi pada tahun tahun yang akan datang.

Penulis  : Prokla Mambu

Editor     : Herly Umbas