Antisipasi ISIS, Wabup Minut Minta Kepulauan Waspada
JOPPI Lengkong

Antisipasi ISIS, Wabup Minut Minta Kepulauan Waspada

Airmadidi, Fajarmanado.com — Kekacauan yang terjadi di Kota Marawi Filipina akibat serangan militer pemberontak Maute yang yang sudah berbaiat ke Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), menjadi perhatian serius Wakil Bupati Minahasa Utara (Wabup Minut) Ir Joppi Lengkong.

Lengkong mengatakan, jika ditarik dari keberadaan pulau-pulau yang masuk teritorial wilayah Minut, sangat rawan untuk disusupi oleh gerombolan pengacau yang sudah tersudut di Marawi akibat gempuran hebat tentara Filipina.

“Ini patut kita waspadai. Banyak pulau-pulau kita yang jaraknya terpisah satu dengan yang lain. Jadi tidak menutup kemungkinan, para pemberontak yang coba melarikan diri menjadikan salah satu pulau kita tempat persembunyian setelah aparat TNI dan pihak kepolisan meningkatkan pengamanan ekstra ketat di pulau terluar seperti Miangas,” tutur Lengkong di Airmadidi, Rabu (5/7/2017).

Untuk itu, Bupati Lengkong mengharapkan agar kewaspadaan tingkat tinggi wajib dilakukan. Terutama di pulau-pulau. Sehingga untuk menangkal hal itu sebelum terjadi, dirinya meminta agar para camat dan Hukum tua (Kumtua) terus melakukan koordinasi termasuk dengan masyarakat masing-masing.

“Jangan lengah, kalau perlu camat dan Kumtua terus menerus melakukan pengecekan warganya masing-masing. Jika ada pendatang yang baru menetap, sebaiknya dimintai keterangan atau kartu identitas, apa tujuannya berada di pulau. Jika masuk tanpa izin dan dibekali dengan identitas, sebaiknya langsung diserahkan dulu ke aparat berwajib untuk proses lebih lanjut,” terang Lengkong.

Selain itu, Lengkong juga meminta kepada semua camat dan Kumtua hingga kelurahan agar mengaktifkan secara rutin Pos keamanan lingkungan (Poskamling).

Dengan adanya kegiatan rutin pengamanan swakarsa melalui program Siskamling, maka keamanan suatu daerah bisa terjaga. Sebab, dalam siskamling ini akan menerapkan ronda setiap malam. Untuk itu sangat diharapkan peran dari masyarakat dalam menjaga situasi keamanan lingkungan dengan selalu siaga terhadap segala bentuk ancaman.

“Keamanan lingkungan harus dijaga lewat ronda di malam hari. Jangan sampai sudah terjadi masalah Kamtibmas baru kita bergerak,” ungkap Lengkong.

Penulis: Rusdiyanto Rantesalu

Editor   : Herly Umbas