Wah...! Pengadaan 2016, Interlock Rp750 Juta Tak Kelihatan
Kadispora Minahasa Siby Sengke SSos

Wah…! Pengadaan 2016, Interlock Rp750 Juta Tak Kelihatan

Tondano, Fajarmanado.com – Gedung olah raga indoor yang berada di kawasan Sasaran Tondano, Minahasa kembali mendapat perhatian warga. Pasalnya, karpet yang dikabarkan telah dianggarkan sejak tahun 2016 belum juga terpasang.

Tokoh peduli pembangunan Minahasa, Herry Plangiten mengatakan, Anggaran Pendapatan  dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Minahasa Tahun 2016 dikabarkan sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp750 juta untuk pengadaan interlock atau karpet dalam gedung olahraga indoor.

Namun Interlock dengan harga ‘super mahal’ bagi ukuran rakyat daerah Toar Lumimuut ini, belum juga kelihatan. “Jangan-jangan, anggaran itu fiktif,” katanya kepada Fajarmanado.com di Tondano, Rabu (16/08/2017).

Karena itulah, ia mengharapkan instansi yang mengadakan Interlock tersebut harus menunjukan bukti bahwa pengadaan barang mahal tersebut tidak fiktif.

“Itu kan dibeli menggunakan uang rakyat untuk kepentingan rakyat. Karena itu kami sebagai rakyat, punya hak untuk mencari tahu. Uang rakyat, wajib untuk memberi tahu kami,” ujar Plangiten.

Plangiten mengatakan, tanda tanya dan kecurigaan ini muncul karena saat ini sudah berada di pertengahan tahun, namun  Interlock tersebut belum juga kelihatan.

Apalagi dibulan Oktober 2017, Kabupaten Minahasa akan menjadi tuan rumah dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut ke IX.

“Kalau sudah ada, kan Interlock dengan harga super tersebut bisa digunakan untuk menunjang perhelatan Porprov di Kabupaten Minahasa yang akan dimulai pasa Bulan Oktober nanti,” paparnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora)  Minahasa, Siby Sengke SSos mengatakan, Interlock tersebut akan dipasang dalam waktu dekat. Ia memastikan kalau sebelum perhelatan Porprov, fasilitas tersebutsudah terpasang.

“Akan segera kita pasang supaya bisa menunjang perhelatan Porprov ke IX,” ujar Sengke.

Sengke berdalih bahwa Interlock tersebut terlambat dipasang karena belum ada tempat yang representatif.

Ia pun mengungkapkan bahwa gedung olahraga indoor yang sudah berdiri megah, lantainya belum rata. “Itu kan memang rencananya akan dipasang di gedung olahraga indoor. Tapi lantainya belum selesai dikerjakan. Perlu diketahui bahwa Interlock tersebut harus dipasang di lantai yang rata. Kalau tidak, akan rusak,”  kilah Sengke.

Penulis : Fiser Wakulu

Editor    : Herly Umbas