Kampanye di Sonder, Ivansa-CNR Ingatkan Janji-Janji Bohong Ini

Kampanye di Sonder, Ivansa-CNR Ingatkan Janji-Janji Bohong Ini

Sonder, Fajarmanado.com — Kampanye dialogis pasangan calon (Paslon) Pilkada Minahasa Ivan SJ Sarundajang dan Careig Naichel Runtu SIP (Ivansa-CNR) tersaji spektakuler dan buka-bukaan di Desa Paslaten, Kecamatan Sonder, Kamis (15/3/2018), petang tadi.  Bahkan, tim kampanye mengingatkan masyarakat supaya jangan percaya dan terkecoh dengan janji-janji bohong.

Juru kampanye Drs Stefanus Vreeke Runtu, yang familiar disapa SVR menyatakan keprihatinannya karena ada janji menyesatkan yang dijadikan salahdstu jurus jitu dari tim pemenangan paslon untuk membujuk dan menarik dukungan masyarakat pemilih di daerah Toar Lumimuut ini.

“Saya dengar ada yang menjanjikan setiap kelompok tani akan memperoleh 250 juta (rupiah). Saya coba buka-buka di buku APBD (Sulut), saya tidak menemukan program itu,” ujar Wakil Ketua DPRD Sulut yang mendapat izin kampanye dari ketuanya, Andrey Angouw ini.

Bupati Minahasa dua periode (2003-2013) ini pada prinsipnya bangga jika kelompok tani memperoleh bantuan dana sebesar itu. Namun, kata dia, kalau pun alokasi dananya memang benar-benar ada jangan digunakan sebagai alat untuk mendulang suara.

Sebelumnya,  Ivansa yang tampil sebagai pembicara ke dua juga mengungkapkan keprihatinannya atas tindakan penekanan Aparatur Sipil Negara (ASN) menghadapi Pilkada Minahasa 27 Juni 2018 mendatang.

“Banyak ASN yang ditekan, diancam akan diganti hanya karena berbeda pilihan dengan penguasa. Saya sangat prihatin karena saya lahir dan besar dalam keluarga ASN,” imbuh anak sulung Dr Sinyo Harry Ssrundajang,  mantan Gubernur Sulut dua periode ini.

Ivansa mengatakan, sebagai wakil bupati (Wabup) Minahasa non aktif, dirinya punya peluang untuk mengintimidasi ASN. “Tapi saya tidak mau karena hal semacam itu tidak berbudaya,” ujarnya sambil menyebut visi Ivansa-CNR yaitu mewujudkan masyarakat Minahasa yang berbudaya, aman dan sejahtera.

Ivansa juga menanggapi kabar miring yang berkembang bahwa Ivasa-CNR adalah pasangan muda yang tidak tahu apa-apa. Pendapat ini, tandasnya, tidak berdasar sama sekali.

Meski masih berusia muda, kata Ivansa, dirinya dan CNR adalah pasangan yang sudah berpengalaman dalan pemerintahan di Kabupaten Minahasa. Ivansa Wakil Bupat, CNR Wakil Ketua DPRD Minahasa.

“Jadi, kami berdua ada dalam pemerintahan (Minahasa). Saya mau tanya kepada bapak ibu saudara sekalian, siapa yang lebih tahu isi rumah kita, apakah birman atau kita sendiri yang tinggal di rumah kita,” papar Ivansa disambut tepuk tangan ratusan kader dan simpatisan Partai Golkar, Nasdem dan PKP Indonesia, tiga partai pengusung Paslon Ivansa-CNR.

Sedangkan CNR yang tampil pada kesempatan pertama menjelaskan panjang lebar soal Visi Paslon Ivansa-CNR yakni mewujudkan masyaralat Minahasa yang Berbudaya, Aman dan Sejahtera.

Paslon berjargon BERSATU, menurut dia, akan mengembangkan kembali masyarakat Minahasa yang berbudaya, aman dan sejahtera. Untuk meeujudkannya, berbagai strategi telah dituangkan dalam program pemerintahan Ivansa-CNR 2018-2023.

“Kami juga akan membangun infrastuktur-infrastruktur publik, seperti objek wisata, jalan-jalan, termasuk jalan usaha tani, bahkan jalan provinsi apabila dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Selain itu, juga terungkap bahwa pemerintahan Ivansa-CNR akan membangun dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, termasuk cengkih dan kelapa, peternakan babi, ayam dan perikanan.

Disamping itu akan mengawasi penyaluran pupuk, beras Rastra dan bantuan sosial dari pemerintah pusat lainnya supaya tepat sasaran. Bantuan traktor, misalnya, harus diberikan kepada petani bukan kepada tim sukses yang bukan petani.

“Bahkan, kalau ada kelompok tani dari PDI Perjuangan yang benar-benar layak, kita berikan. Karena  jika Tuhan berkenan kami terpilih, mereka juga rakyat Minahasa,” tambah Ivansa.

Kampanye yang diwarnai yel-yel Ivansa-CNR dan BERSATU ini terpantau ikut dihadiri tokoh masyarakat Sonder, seperti John Watti, Drs JR Mewoh, Tonaas LMI Farry Malonda, dengan dipantau tim pengamanan Polres Tomohon yang dipimpin langsung Kapolres AKBP I Ketut Kusmayadi SIK dan Panwascam Sonder.

Penulis: Herly Umbas