Operasi Patuh Samrat, Rusmanadji Sebut Bukan Cari-Cari Kesalahan
Kasat Lantas Polres Talaud Iptu Rusmanadji Gorontalo Putra memberikan pengarahan kepada Satgas Operasi Patuh Samrat 2018 di Halaman Mapolres, Melonguane, Senin (7/5/2018).

Operasi Patuh Samrat, Rusmanadji Sebut Bukan Cari-Cari Kesalahan

Talaud, Fajarmanado.com — Kasat Lantas Polres Talaud, Iptu Rusmanadji G. Putra, mengatakan operasi Patuh Samrat 2018 bukan untuk mencari-cari kesalahan pengendara kendaraan bermotor di jalan.

Operasi Patuh 2018 yang digelar serentak di tanah air selama 14 hari ini, katanya, bertujuan untuk memberi pengertian kepada masyarakat betapa pentingnya berkendara dengan aman dan memiliki surat kendaraan lengkap serta Surat Izin Mengemudi (SIM) demi terwujudnya lalu lintas yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

“Operasi Patuh Samrat ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang baik kepada warga pengguna ranmor agar taat aturan. Mulai dari surat kendaraan hingga keamanan saat warga berkendara,” ujar Putra kepada wartawan di Melonguane, Senin (7/5/2018).

Putra mengharapkan masyarakat dapat bekerjasama dengan Kepolisian terkait penertiban persuratan kendaraan demi keamanan dalam berkendara.

“Kiranya masyarakat Talaud bisa tanggap dan memahami aturan berlalulintas yang baik dan benar demi terwujudnya Kabupaten Talaud yang Patuh dan Taat Aturan Lantas,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan, lanjutnya, sejak hari pertama Operasi Patuh Samrat mulai digelar pada 27 April lalu, sudah terlihat kemajuan dimana semakin sedikit pengendara yang kena tilang akibat pelanggaran maupun tidak lengkapnya surat-surat kendaraan.

“Sejak diberlakukan Operasi Patuh ini, jumlah tindak pelanggaran lalulintas semakin berkurang,” ujar Kasat Lantas.

Operasi Patuh Samrat di Talaud dilaksanakan setiap hari mulai pagi pukul 07.00 Wita hingga siang pukul 11.00 Wita dan dilanjutkan sampai dengan sore hari, dengan melibatkan 38 personil Polres.

Penulis: Briet Maga