Manado, Fajarmanado.com – Dalam rangka mewujudkan Pemilihan Umum yang berkualitas di Kota Manado, Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas), Jumat (8/2/2019), bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, menggelar Sosialisasi Pemilu bagi Pemilih Pemula.
Kaban Kesbangpol dan Linmas, Drs. Hanny Solangs, didampingi Pelaksana Kegiatan Christian Mambu, SH, kepada awak media mengatakan, untuk Sosialisasi saat ini dikhususkan bagi Pemilih Pemula yang disebut Generasi Milenial, yakni perwakilan SMU/SMK se-Kota Manado.
“Sosialisasi kepada Pemilih Pemula selain memberikan pemahaman yang komprehensif, sehingga generasi milenial bisa menggunakan hal politiknya dengan baik, juga untuk mensukseskan serta meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu pada tanggal 17 April 2019,” jelas Solangs.
Dilanjutkannya, Kesbangpol dan Linmas Kota Manado sudah mengagendakan untuk menggandeng KPU dan Bawaslu Manado, serta Wartawan, akan menggelar Sosialisasi tentang Pemilu di 5 Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di Kota Manado. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Pemilu yang nyaman, berjalan dengan aman dan lancar.
“Direncanakan pada tanggal 20 Februari 2019, Kesbangpol dan Linmas akan mengundang Pimpinan Parpol, Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, KPU, Bawaslu, dan Media dalam kegiatan Sosialisasi Pemilu dilanjutkan dengan Deklarasi Kampanye Damai,” ungkap Solangs.
Sementara itu, Kegiatan Sosialisasi Pemilu bagi Pemilih Pemula yang digelar oleh Pemerintah Kota Manado lewat Badan Kesbangpol dan Linmas, mendapat apresiasi dari murid dan guru.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kota Manado khususnya Badan Kesbangpol dan Linmas atas kegiatan sosialisasi Pemilu bagi Pemilih Pemula. Ini sangat baik bagi Siswa yang baru pertama kali memilih, dimana mereka (siswa) boleh memahami lebih jauh terkait Pemilu,” kata Wanda Turangan, S.Pd, M.Pd, guru PKN di SMUN 3 Manado, usai kegiatan Sosialisasi.
Menurutnya, alangkah baiknya jika UU Pemilu bisa menjadi bagian dari kurikulum sekolah, khususnya tingkat SMU/SMK. Hal ini sangat penting sehingga para siswa bahkan guru bisa mendapat pengetahuan terkait pelaksanaan Pemilu, Pengawasan dan regulasi yang dipakai.
“Sebab apa yang diberikan (terkait Regulasi Pemilu) oleh para guru saat ini sangat terbatas. Lewat sosialisasi ini, banyak hal baru yang kami dapat, berkaitan dengan fungsi pengawasan sampai dengan penggunaan hak politik berdasarkan regulasi, dan bermuara pada terwujudnya Pemilu yang berkualitas serta berintegritas di Kota Manado,” pungkas Wanda Turangan.
Penulis: Jones Mamitoho

