Manado, Fajarmanado.com — Sepak bola Sulawesi Utara (Sulut) mulai bangkit. Dua stadion di Bumi Nyiur Melambai kini dipersiapkan menjadi home base.
Meski masih berjibaku pada devisi liga 2 nasional, Stadion Klabat Manado dan Stadion Maesa Tondano tengah giat dipersiapkan dan ditata kembali agar layak menjadi lokasi kandang Sulut United (SU).
MU masuk deretan 23 klub sepak bola Liga 2 yang akan berebut tiket masuk Liga 1 pada musim kompetisi 2019 ini.
Karena itulah, SU harus memiliki stadion representatif sebagai home base. Sesuai jadwal, PSSI akan melakukan verifikasi kelayakan lapangan sepak bola yang ditunjuk manajemen MU paling lambat 17 Juni 2019 mendatang.
Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulut (Pemprov Sulut), ada dua lokasi yang dipilih. Yakni, Stadion Klabat di Kota Manado, yang menjadi home base Persma Manado pada dekade tahun 1990-an dan Stadion Maesa di Sasaran, Tondano.
Tak heran, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, SE, MS meninjau langsung kegiatan dan progres renovasi Stadion Klabat pada Jumat, (7/6/2019) sore.
Ditemani sejumlah pejabat Pemprov, Silangen meninjau langsung kegiatan pembenahan. Yakni, penataan rumput, fasilitas ruang ganti pemain, bench pemain dan tempat duduk penonton.
Di era tahun 1990-an, Sulut memiliki Persma Manado. Skuad tim berjuluk Badai Biru yang dimenejeri Roy Roring, yang kini Bupati Minahasa, berhasil menunjukkan kepiawaiannya bercokol di papan atas liga utama.
Setelah lama terdiam, muncul Manado United (MU) meramaikan persaingan antarkub profesional pada Liga Primer Indonesia (LPI). Tanpa mencapai prestasi puncak, MU pun hilang dan tak meramaikan lagi kompetisi nasional.
Kini muncul tim SU yang merupakan eks Bogor FC yang diambil Pemprov Sulut.
Editor : Herly Umbas

