Tinggal Sendirian, Opa Sam Tewas Membusuk Dalam Rumah

Tinggal Sendirian, Opa Sam Tewas Membusuk Dalam Rumah

Ambon, Fajarmanado.com–Ini tanda awas bagi keluarga. Gegara tinggal sendirian, pria lansia ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya sendiri.

Samuel Lekatompessy alias Opa Sam, Warga RT 002 RW 01 Kelurahan Lateri Kecamatan Baguala, Kota Ambon ditemukan tewas didapati telah merenggang nyawa pada Kamis malam, 20 Oktober 2025 sekitar pukul 19.15 WIT.

Pria 73 tahun yang merupakan pensiunan ASN ini ditemukan mulai membusuk tewas dan tergeletak di Ruangan Tamu dalam Rumah milik korban di atas tumpukan sampah botol Plastik.

Saat ditemukan korban tergeletak dengan posisi menyamping, mengenakan celana jeans pendek berwarna biru dan baju kaos berwarna cokelat.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Ipda Janet S Luhukay menjelaskan, dari keterangan saksi Ketua RT Veky Wattimena (39) ia mencium bau busuk yang menyengat pada dari rumah korban pada malam sebelum penemuan mayat Opa Sam. Tetapi saksi mengira bahwa bau tak sedap tersebut adalah bangkai hewan tikus sehingga tidak menghiraukannya.

Namun pada Kamis tanggal 20 Februari 2025 pukul 18.50 WIT, ia mengaku mendapat kabar lewat handphone dari saksi Pieter Ririmasse yang merupakan Ketua RW.

Saksi Pieter  mengatakan bahwa  ada warga yang melapor kepadanya mencium bau busuk dari dalam rumah Opa Sam.

Mendapat informasi ini, saksi Veky bersama warga kemudian mengecek ke rumah korban.

“Para saksi ke rumah korban. Saat itu saksi Yandri membuka pintu rumah tetapi rumah korban dalam keadaan gelap dan sehingga Yandri keluar untuk mengambil handphone untuk digunakan sebagai penerangan,” jelas Ipda Janet.

Bermodalkan penerangan senter handphone, saksi Michael dan Yandri masuk ke dalam rumah dan melihat korban sudah tidak bernyawa dengan posisi menyamping di atas tumpukan botol Aqua.

Ia menambahkan, sekira pukul 19.20 WIT, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lateri melaporkan kejadian tersebut kepada piket Polsek Baguala dan pada Pukul 19.35 WIT.

Sesuai arahan yang koordinir oleh Kapolsek Baguala Iptu Michael Alfons, SH kepada Pers Polsek Baguala bersama Wakapolsek Baguala ipda Eddy Risakotta, SSos, akhirnya tiba di TKP langsung mengamankandengan menggunakan Police Line.

“Setelah police line sekitar pukul 21.20 WIT Mobil Ambulance RS. Bhayangkara tiba di lokasi TKP dan langsung membawa Korban Ke RS. Bayangkara untuk di periksa lebih lanjut,” ujarnya.

Kasi Humas Ipda Janet mengatakan, dari keterangan keluarga korban bahwa korban tinggal sendiri di rumah tersebut dan memiliki riwayat penyakit layaknya orang tua yang sudah lansia, seperti Hipertensi dan Diabetes.

Kondisi Rumah Korban tidak terawat dan banyak sampah berserakan di dalamnya.

“Keluarga korban telah mengikhlaskan kematian korban dan menolak untuk dilakukan proses otoupsi terhadap jenazah korban. Dan menurut hasil pemeriksaan Medis korban tidak mengalami tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Ipda Janet.

 

[ketty mailoa]