Baliho Tolak Kepala Pasar Non ASN Muncul di Pasar Esa Waya Kawangkoan

Baliho Tolak Kepala Pasar Non ASN Muncul di Pasar Esa Waya Kawangkoan

Kawangkoan, Fajarmanado.com–Penggantian Kepala Pasar Esa Waya Kawangkoan memantik reaksi dan aksi protes masyarakat dan pedagang setempat.

Sejumlah baliho tiba-tiba terpasang di beberapa sudut pasar ke tiga terbesar di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara itu, Senin pagi, 07 April 2025.

Baliho berukuran panjang 2 meter dan tinggi 1 meter itu, terpancang di jalan-jalan masuk pasar yang berada di Kelurahan Uner Satu, Kecamatan Kawangkoan.

Redaksinya tertulis: “Rakyat Kawangkoan Raya Bersama Pedagang Menolak Kepala Pasar Esa Waya Kawangkoan dari Non ASN.”

Belum diketahui pasti, siapa yang membuat dan memasang baliho-baliho misterius tersebut.

Yang pasti, pasca beredarnya Nota Dinas Asisten II Setdakab Minahasa Dr. Arody Tangkere, MAP tentang penunjukan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Pasar Kawangkoan mulai Selasa, 1 April 2025 lalu, sontak menjadi perbincangan masyarakat dan pedagang setempat. Bahkan, sampai viral di media sosial.

Pasalnya, nota dinas yang diteken Asisten II Arody Tangkere itu sendiri, dinilai bodong. Tak bernomor dan tidak  dibubuhi cap.

Lebih mengejutkan lagi, oknum yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan pensiun oleh Meddy Moniung tersebut, dikenal non aparatur sipil negara (ASN).

Jangankan ASN, pria berinisial AM Itu, bukan Tenaga Harian Lepas (THL) atau honorer di pasar-pasar tradisional di Minahasa selama ini. Jadi, dinilai tidak punya pengalaman sama sekali mengelola administrasi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UTPD) Pasar.

AM, pria asal Desa Kanonang ini lebih dikenal sebagai sopir dari salahsatu pengusaha komstruksi yang dekat dengan para petinggi PDI Perjuangan di Sulawesi Utara.

 

[heru]